Hari Buku Nasional,Momentum Evaluasi Minat Baca


Wasiatriau – Hari Buku ditetapkan setiap tanggal 17′ Mei sering terlupakan masyarakat awam. Karena jarang di publikasikan di tengah masyarakat. Demikian pantauan awak media sosial.

Seharusnya dengan momentum hari buku tersebut dapat dijadikan tolak ukur masyarakat Indonesia khususnya warga di daerah. Sejauh mana minat baca dan  sebanyak mana kita mengkoleksi buku.

  • Buku merupakan sarana perbendaharaan ilmu dan informasi. Samakin sering kita membaca berbagai jenis buku. Maka semakin banyak pengetahuan yang dapat diserap yang tersimpan kedalam memori otak kita.Transportasi budaya teknologi juga ikut berperan  aktif menggeser nilai budaya membaca buku terutama bagi generasi muda.. Karena kemajuan teknologi komputer dan aplikasi jaringan internet telah menfasilitasi berbagai informasi yang terkoneksi di goegle.  Maka para pembaca dapat dengan mudah mencari segala jenis buku.

    Sementara jaringan internet merupakan sentra informasi baru terutama bagi anak anak sekolah.

    Sementara Buku cetak pelajaran sekolah hanya sebuah persyaratan anak sekolah untuk memiliki nya.

    Buku pelajar merupakan legalitas. Formal sebagai acuan kurikulum belajar mengajar di sekolah. Namun pelajar lebih cenderung mengutip pelajaran di jaringan internet.karena internet lebih lengkap dan mudah di akses termasuk buku pelajaran.

    Terkait dengan bergesernys minat baca terhadap buku buku ke jaringan internet sudah menjadi budaya baru dalam tatanan minat baca anak umat manusia..

    Berdasarkan pantauan dari berbagai pendapat masyarakat. Mengapa terjadi pergeseran minat baca buku ke jaringan internet. Salah satunya adalah  fasilitas yang disajikan dalam jaringan internet lengkap dan mudah di akses.seperti fasilitas informasi sosial, bisnis dan sejarah serta informasi politik dan berbagai jenis permainan serta hobi lengkap tersedia.

    Meskipun telah bergeser minat baca buku ke jaringan internet mangkin meningkat. Namun konsentrasi dan kualitas penyerapan informasi yang di baca tidak sebanding dengan budaya minat baca buku. Karena ketika membaca informasi di jaringan internet,  didalam aplikasi jaringan internet tersebut banyak tersedia aplikasi yang dapat mengiusikh konsentras.  sfehingga pembaca kurang terfokus.

    Penomena transportasi teknologi tidak dapat dielakkan dari kehidupan. Malah jika lengah akan tertinggal dari lajunya arus transportasi teknologi itu sendiri. Meskipun budaya baca buku mulai bergeser ke arah minat baca melalui sarana jaringan internet. Namun serapan ilmu dan informasi lebih cepat dan mudah didapat.

    ” Selamat Hari Buku ”  ( aba )