Tenaga kerja asing .merambah dumai


Wasiatriau. Comel – Terkait maraknya tenaga kerja asing ( tka) asal Tiongkok yang dipekerkan salah satu perusahaan swasta. SM kawasan industri lubuk gaung. Dapat menyengsarakan warga dumai. Pasalnya peluang tenaga kerja lokal (tkl)  terutama  anak daerah terpaksa gigit jari.Demikian kata jefri, tempo hari di kediamannya.

Perusahaan swasta yang beroperasi di dumai seharusnya memperjakan orang tempatan, bukan menginfort tenaga kerja asing. Ujarnya.

Lanjut beliau lagi” kalau tenaga skil dibawa dari cina tidak jadi persoalan, karena tenaga skil tersebut mungkin tkl tidak ada, tapi kalau kerja kasar itukan keterlaluan. Kata jefri

Masih ucapan beliau lagi, perusahaan yang merikrut tenaga kerja asing berarti perusahaan tersebut telah mengangkangi peraturan yang berlaku.” perda tenaga kerja lokal ” ujarnya.

Ditempat yang terpisah , pantauan awak media di sekitar lokasi  beberapa orang sibuk membuat barak tempat tinggal sementara bekerja.

Tenaga kerja asing tersebut perlu diawasi masuk ke dumai, apakah mereka memakai fisa pekerja atau fisa turis.

Nada yang sama juga dikatakan salah satu warga dumai, menjelaskan pihak perusahaan harus perhatikan tenaga kerja lokal,  setidaknya 70 – 30 sesuai perda tenaga kerja.ujarnya.

Lanjutnya mengatakan, Kalau tidak ada anak daerah bekerja di perusahaan tersebut, ” lebih baik hengkang saja dari dumai, untuk apa perusahaan beroperasi di kota dumai, tapi pekerjanya di rekrut dari luar Negeri “. Demikian katanya agak kesal.(  aba  )