Ahok Marah Usir Wartawan.


Wasiatriau – Sekali lagi Ahok menunjukan krakter tempramen di depan fublik. Kali ini ahok menunjukan sikap aslinya didepan wartawan, pasalnya gara gara wartawan menanyakan dana 30 m untuk teman ahok sontak ahok marah marah melarang wartawan datang ke balai kota dki.

 

Kemarahan ahok memuncak ketika beliau buru beberapa pertanyaan wartawan membuat ahok merasa terganggu atas pertanyaan tersebut.

Terkait kejadian pengusiran wartawan tersebut membuat banyak pihak angkat bicara tentang sikap dan prilaku ahok yang tidak pantas dilakukan Oleh pejabat fublik apa lagi sering ditontonkan sikap ahok di media tv.

Sikap tempramen ahok kepada pihak lain acap kali tersiar di media tv. Apalagi beliau saat memarahi pegawai bawahanya seperti pegawai tersebut tidak ada harga diri.seenaknya mengatai bawahanya seperti touke cina dengan kulinya.

Begitu pula baru baru ini ahok marah marah mengatakan BPK salah. Terkait bpk mengindikasikan Ada kerugian negara akibat dari pembelian lahan sumber waras.

Namun kemarahan ahok Karena beliau diindikasikan membuat kesalahan administrasi dan ditemukan kerugian uang negara.

Kemarahan ahok berbeda dengan yang terjadi di balai kota kemaren. Saat itu wartawan tidak ada yang menuduh ahok menggelapkan uang. Wartawan tersebut  sedang menjalankan tugas dan kewajiban. Hanya bertanya dari isu yang berkemabang tentang dana 30 m untuk teman ahok. Seharusnya ahok menjawab pertanyaan wartawan tersebut bukan marah marah. Jika malu menjawabnya mungkin isu tersebut benar terjadi  minimal ahok diam, apalagi sampai melarang wartawan datang keruang fublik balai kota tersebut.

Ini perbuatan pelanggaran terahadap wartawan. Karena ahok dengan sengaja melarang wartawan datang kebalai kota. Sementara wartawan bertugas mencari meliput dan menyiarkan berita dilindungi undang undang.

Oleh Karena ahok sudah melakukan pengusiran dan menghalang wartawan dalam menjalankan tugasnya. Sontak komunitas wartawan mempeotes keras, ” ┬áSudah sepantasnya ahok digugat sesuai hukum yang berlaku ” agar jangan ada lagi pejabat publik di negeri ini menganggap sebelah mata terhadap wartawan. Apalagi terhadap ahok yang memang sering marah marah didepan fublik.

Hak wartawan dalam menjalankan tugas perlu mendapat sepenuhnya Perlindungan hukum dan kepastian hukum. Karena Jika kejadian pengusiran wartawan dbiarkan berlalu atau hanya dengan mudah diajak berdamai. Ini akan merendahkan marwah wartawan. Karena dianggap tidak tegas menegakan supermasi hukum apa lagi untuk membela dirinya sendiri.

Ketegasan menegakan kebenaran sesuai aturan perundang undangan yang berlaku harus dilaksanakan. Agar dapat dijadikan contoh pada pihak lain dan membuat jera pelaku untuk mengulangi kesalahan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalis. ( aba )