KPK Tangkap Tangan Mafia Hukum


Wasiatriau – Sekali lagi KPK tangkap tangan mafia hukum. Kamis (16/6 ) dini hari. Di jakarta. Demikian rilis salah satu media tv swasta secara langsung di gedung kpk.

Ditengah negara bertekad membrantas kkn. Malah penegak hukuman nota bene aparat negara makin gencar melakukan tindak kejahatan kkn tersebut. Pasalnya hampir setiap minggu tersiar dimedia baik media cetak maupun tv swasta nasional terkait tertangkap tangan penegak hukum di negeri ini.

Gerakan pemberantasan korupsi yang dicanangkan Oleh Pemerintah rupanya mampan dan dan sanksi yang dijatuhkan pada pelaku juga belum dapat mengurangi efek jera terahadap penegak hukum nakal yang terlanjur rusak mentalitasnya.

Dalam operasi tangkap tangan, Salah Satu dari 7 orang  oknum yang tertangkap tangan tersebut adalah pengganti panitra dan pengacara.

Berdasarkan impo media tv tersebut mereka menangani kasus pelecehan seksual yang berinisial sj.

Sementara keputusan yang dijatuhkan Hakim kepada terpidana sj dipengadilan  negeri jakarta selatan jauh lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut Umum.

KPK berhasil mengamankan 250 juta rupiah.  dan 2 unuit mobil mewah disita kpk sebagai barang bukti.

Sampai berita ini dirilis, kpk masih mendalami kasus tangkap tangan tersebut.

Salah satu ruang kerja kantor pn jakarta utara  digeledah kpk untuk mencari tambahan barang bukti kasus jual beli kasus sj tersebut.

Pres liris wakil ketua kpk siang ( Red ).  menjelaskan 4 orang dinaikan statusnya menjadi terpriksa diindikasi penyuapan terkait kasus sj.

Harapan masyarakat. Putusan kasus sj tersebut perlu dikaji lebih dalam lagi oleh instansi berwenang untuk Itulah.  apakah keputusan tersebut sudah sesuai dengan subtansi tuntutan. Antara pasal 82 tentang perlundungan anak dibawah umur berubah tuntutan  pasal 292, begitu juga sanksi hukum yang dijatuhkan jika terbukti nantinya tersangka tertangkap tangan tersebut terbukti bersalah. Harus dihukum seberat beratnya, karena mereka penegak hukum dengan segaja melawan hukum.

Memang pantas pejabat negara yang kianat pada negara dihukum berat. Oleh karena mereka menangani kasus pelecehan homosexual dibawah umur. Harusnya mereka dihukum kebiri kimia. Tapi bukan untuk membatasi nafsu syahwat mereka. Tapi kebiri kimia untuk melumpuhkan nafsu syaraf akal bulus mereka yang jahat tersebut. Agar ketika mereka keluar penjara tidak mengulangi kejahatan khususnya mafia hukum dan tidak mampu mempengaruhi orang lain untuk berbuat cursing. (  aba )