Santuni Fakir Miski, Anak Yatim Bukti Cinta kepada Allah


Wasiatriau  – Sempena menyambut Nuzul Quran, malam 17 Ramadhan. Santapan ramadhan disampaikan oleh ustadz H. Dadang dari Bogor disambut antusias jemaah mesjid taqwa kota Dumai, Selasa malam (22/6). cara ceramah nuzul Quran di pimpin langsung Oleh Imam mesjid taqwa Drs H. Mukmin. dimulai dengan pembacaan ayat suci al Quran oleh kori terbaik Kota Dumai.

Dalam acara tersebut juga dihadiri beberapa tokoh masyarakat Dumai. Meskipun acara santapan rohani ramadhan baru dilaksanakan setelah usai sholat tarawih, namun tak seseorang dari jemaah kebetulan sholat tarawih  di mesjid taqwa tersebut beranjak dari tempat duduknya mengikuti ceramah hingga akhir  ustadz tersebut membacakan doa.

Ustadz H Dadang mengangkat tema santapan rohani ramadhan tersebut Cinta kepada Allah, bagaimana ciri ciri manusia cinta kepada Allah.

Beliau menyebutkan cinta kepada Allah sama seperti kita mencintai seseorang. Ada empat ciri ciri manusia cinta terhadap Allah swt. Pertama  senang menyebut nama Allah. Ketika disebut nama Allah hatinya mereka langsung senang dan bergetar. Kedua Suka membaca surat atau ayat dari Allah yaitu suka membaca AL Quran, seperti seorang suami suka membaca sms dari istrinya atau kekasihnya. Ketiga senang menemui sebelum orang lain menjumpainya seperti menemui Allah dalam sholat dan senang melakukan  sholat malam. Apalagi dalam bulan ramadhan ini kita sering bangun tengah malam. Namun bangun tengah malam bukan mengerjakan sholat tapi bangun tengah malam menunggu sahur. Kadang kala lebih dahulu bangun dari istrinya tapi hanya bukan melaksanakan sholat tengah malam malah duduk nonton sambil menunggu istri masak menu makan sahur malah menjelang makan  sahur bisa menghabiskan rokok sampai empat batang.

Lanjut beliau lagi mengatakan ciri ciri manusia cinta kepada Allah yaitu memberi makan fakir miskin dan anak yatim. Rezki yang dititip pada hambanya yang dikehendaki masih ada hak orang lain. Apalagi dalam suasana ramadhan ini kebutuhan semakin meningkat dan harga kebutuhan pokok melonjak tajam. Inilah saatnya kita berbagi sesama yang membutuhkan. Jika kita benar mencintai Allah. Maka beri makan fakir miskin dan anak yatim merupakan bukti nyata kita benar cinta kepada Allah.

Acara ditutup dengan doa yang langsung dipimpin oleh  ustadz H. Dadang. ( aba )