Zul As, Resmikan pembangunan mesjid Darul ‘ilmi MAN.


Wasiatriau – Walikota Dumai resmikan pembangunan mesjid darul ‘ ilmi Mandrasah Aliyah Negeri Dumai. Sabtu (6/8) Demikian pantauan awak media di MAN Dumai.

Meskipun suasana pagi mulai menyengat wajah siswa dan majlis guru serta warga setempat, namun tidak surut semangat mereka berada dilapangan disekitar lokasi sambil mendengar pidato walikota Dumai,

Dalam pemaparan kepala sekolah MAN Dumai pada acara peresmian pembangunan mesjid tersebut, mengatakan bahwa sudah lama  niat untuk membangun mesjid tersebut. namun sekarang baru dapat terwujud,

Pembangunan mesjid sudah harus dilakukan karena kondisi mushala yang ada sudah tidak mampu lagi menampung siswa sholat berjemaah secara serentak, sehingga dapat mengganggu kelancaran aktivitas belajar mengajar siswa.

Begitu juga kemenag Kota Dumai menyampaikan dalam kata sambutanya, bahwa pembangunan mushala MAN tersebut dulunya disaat Bapak Zul As menjabat walikota Dumai, ada beberapa bangunan fisik sekolah dibangun saat itu, hari ini kebetulan disaat Bapak Zul As jadi Walikota kita membangun Mesjid Darul ‘ilmi ini, katanya sambil disambut aplus ratusan siswa yang hadir.

Lanjut beliau lagi kebetulan mantan kepala sekolah MAN Dumai, menjelaskan fungsi madrasah, ada dua syarat yang harus dimiliki, ada tempat belajar dan ibadah dan harus memiliki perpustakaan,  Demikian ujarnya.

Acara puncak  pidato peresmian pembangunan mesjid yang disampaikan walikota Dumai, Zul As menyampaikan, pembangunan mesjid darul ‘ ilmi harus dilaksanakan, karena mesjid bukan saja tempat sholat tapi dapat digunakan siswa tempat pembinaan akhlak, ujar Zul As.

Masih ucapan walikota Dumai menyampaikan, ” belajar tiori dalam likal dan dilanjutkan praktiknya diluar lokal terutama didapat dalam mesjid terutama pembinaan akhlak dan kegiatan lainnya yang menyangkut krikulum sekolah, sehingga nantinya siswa MAN Dumai  dapat dijadikan contoh kepada generasi muda Dumai  dan warga dilingkunganya.

Dalam upaya mendidik anak jangan hanya diserahkan kepada guru, namun tidak terlepas peran orang tua,” hendaknya orang tua bukan saat mendaftarkan masuk sekolah saja datang kesekolah dan datang lagi ketika menerima raport siswa, seharusnya wali murid harus kenal juga dengan guru yang mengajar ilmu kepada anaknya, ” ujar Zul As mengingatkan.

Harapan beliau proses pembangunan mesjid darul ‘ ilmi dapat berjalan lancar dan cepat rampung,  meskipun biaya pembangunan mesjid tersebut murni swadaya majlis guru dan komite dan wali murid, diharapkan kepada warga masyarakat, jika ada rezeki lebih agar ikut berperan serta membantu berinfaq dan sadakah untuk pembangunan mesjid Darul ‘ilmi ini.

Masih ucapan beliau menyampaikan, jika seribu sehari setiap kita berinfaq untuk biaya pembangunan, maka uang yang akan terkumpul 500 ribu lebih setiap hari, namun jika ada uang lebih, tentu biaya yang terkumpul lebih banyak lagi.begitu juga kepada warga masyarakat, jika ada uang lebih mau berinfaq dan bersedakah, tentu pembangunan mesjid darul ‘ilmi akan cepat rampung. Demikian harap beliau (aba)