Hujan Deras Semalam Suntuk,Katak Berdendang Ria


Wasitriau – Hujan merupakan rahmat bagi makhluk semesta alam, terutama bagi kehidupan tumbuh tumbuhan dan hewan, begitu juga bagi umat manusia di muka bumi ini, pasalnya hujan yang diturunkan tuhan dari langit menjadi penunjang kehidupan.

Namun nilai nilai kemanfaatan hujan tersebut sering dilupakan segelintir umat manusia, terutama bagi yang tidak mau beryukur atas nikmat tuhan, padahal air hujan yang diturunkan dari langit tersebut diperuntukan untuk kehidupan makhluk Allah dimuka bumi ini.

Oleh karena ulah tangan manusia merusak alam dimuka bumi ini, sehingga keseimbangan alam tidak stabil lagi, ketika hujan turun, mereka yang tak pandai bersyukur meras cemas takut kebanjiran, merasa rugi jual beli dagangan dan banyak lagi persoalan yang kurang menyenangkan ketika hujan lebat turun.

Namun disisi lain, berdasarkan pantauan awak media, dengan turunya hujan tersebut sangat basar manfaat bagi usaha door smeer, omset penghasilan di musim hujan meningkat drastis. warga berbondong bondong datang ke tempat usaha door smeer mencuci kandaraanya, ” sehari bisa mencapai ratusan kandaraan”. Kata salah seorang karyawan disalah satu door smeer di kelurahan basilam baru.

Begitu juga bagi mereka yang berpropesi sebagai penebang kayu di hutan, berharap banyak dengan air sungai atau parit, sehingga dengan mudah mereka melangsir kayu keluar dari hutan melalui akses sungai atau parit.

Sementara kodok atau katak, ketika hujan turun lebat, mereka bergembira ria, sambil memanggil manggil hujan,dikesunyian malam terdengar sayup sayup suara katak sahut menyahut berbalas pantun memanggil agar hujan turun lagi. padahal hujan bagi katak hanya untuk mereka berenang, jika tidak ada hujan pun, mereka bisa bebas hidup di dua alam.

namun yang agak menderita ketika hujan turun, komunitas monyet kedinginan diatas pohon, karena mereka malas buat rumah, memang tidak kena banjir karna tinggal diatas pohon, tapi ketika hujan turun kedinginan basah kuyup. apalagi bagi monyet atau kera yang punya anak kecil masih menyusui badan,sibayi setiap malam menangis minta dibuatkan rumah, kononnya induk monyek setiap malam terpaksa berbohong membujuk anaknya agar berhenti menangis, ” Besok pagi kita buat pondok nak” Kata mak monyet. namun sampai dunia kiamat pondok yang dijanjikan mak monyet kepada anaknya tidak pernah terwujud.

Nikmat yang diberikan oleh Allah untuk makhluknya berupa air hujan yang diturunkan dari langit seharusnya kita syukuri, karena jutaan kubik air hujan diberi secara gratis, dapat dimanfaatkan sebesar besarnya untuk minum, mandi dan cuci,coba kalau bayar, tentu menambah biaya hidup lagi, namun kenapa kita tidak merasa gembira ketika hujan turun.( aba)