Hujan Reda Banjirpun Surut.


Wasiatriau.com – Kota Dumai kemarin dikepung air, pasalnya, bukan  tanggung taggung, hapir dua hari lamanya Dumai diguyur hujan. sontak dimana mana warga membicarakan bajir. Namun hari ini, banjir sudah surut.Demikia pantauan dilapangan.

Isu bajir kemarin bukan saja disosial media, malah sampai merambah di kedai kopi. begitu juga kondisi warga dibeberapa tempat, warga disibukan menguras air masuk rumah, mandi keringat lembur sampai malam, ada juga yang mengungsikan prabot rumah tanngga ketempat yang lebih aman.

Intensitas curah hujan selama dua hari kemarin memang cukup tinggi. bukan saja di kota dumai yag diguyur hujan, hampir merata beberapa kabupaten malah sampai ke kota  pekanbaru diguyur hujan.

Namun air yang tergenang tidak bertahan lama. ketika awak media patau dilapangan, areal penduduk yang teredam air hujan sudah kering, haya ada beberapa titik yang masih tergenang air.

Masih pantauan dilokasi yang tergenang air, salah satu penyeban air hujan lambat surut, akibat parit ligkungan warga tersumbat sampah rumah tangga, ada juga aliran  draenase yang tersumbat pasir yang lama mengendap dalam parit. yang lebih aneh lagi masih ada bangunan diatas aliran parit.

Salah satu warga rimbas kampung mengatakan pada awak media, parit disekitar lingkungan beliau tidak berpungsi, malah ada yang tersumbat oleh tumpukan sampah dan pasir yang mengendap dalam parit tersebut. Ujarya.

masih ucapan beliau lagi mengatakan, masih ada bangunan fisik draenase skunder dan primer yang tidak menyambung, gara gara pekerjaan pembangunan fisik yang dikejerjakan oleh pelaksana proyek beberapa tahun lalu tidak selesai.namun tidak dilanjutkan pada tahun berikutnya.sehigga air tidak mengalir. Ungkap beliau mengakhiri sambil berlalu.