Kurang Sosialisasi Pipa Gas, Timbulkan Persepsi Warga

Foto plang pekerjaan proyek pipa gas. (aba.)

wasiariau.com –  Terkait  kekuatiran warga Dumai terhadap pipa gas yang sedang dibangun mulai menemukan titik terang, Kerana tekanan Gas yang mengalir dalam pipa gas tersebut hanya bertekanan rendah. Demikian info yang dapat dirangkum awak media diDumai.

Ketika dikonfirmsii  salah satu warga Dumai, (23/2) di dumai. Beliau menjelaskan,  tekanan gas yang mengalir dalam pipa tersebut lebih rendah dari tekanan gas rumah tangga. Ujar Yudi.

Lanjut beliau lagi,Tekanan gas dalam pipa hanya 0,5 Bar. Sementara tekanan gas rumah tangga sekitar 14 bar lebih. Kata beliau meyakinkan.

Masih ucapan beliau. Menanggapi kekuatiran warga terhadap pipa gas tersebut. Imbuhnya,  ketika ada kebocoran,  sangat minim resikonya terhadap lingkungan, karena tekanan gas tersebut tidak tinggi, berbeda dengan gas rumah tangga. Ketika terjadi kebocoran, maka gas tersebut akan lebih kencang keluar. Ucapnya

Beliau menjelaskan lagi,i instalasi pipa Gas tersebut akan disalurkan ke Perusahan dan juga  ke restoran atau rumah makan serta rumah warga. Ujar beliau.

” manfaat dan nilai ekonomis tentu dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Dumai” .Terang beliau..

Maasih berita yang sama, berdasar kan rangkuman temuan awak media tentang satuan ukuran tekanan dan simbol yang digunakan dan rumus mengukur Tekanan zat cair atau gas disebut  :  (PSI) Per Square Inche. SI terdiiri dari Bar, Barmeter, Barmlmtr.

Disisi lain, masih berita yang sama, kekuatiran warga atas keberadaan pipa gas tersebut cukup beralasan, sebab perusahan pelaksana proyek atau pemilik gas betersebut belum melakukan sosialisasi kepada warga terutama tentang manfaat dan serta danpak nilai ekonomis yang dapat dirasakan warga dumai.

Sementara warga sudah terlanjur troma melihat beberapa kejadian yang mereka lihat langsung disiaran tv dan berita di media masa tentang gas rumah tangga yang sering meledak. Apalagi kejadian tersebut, tidak sedikit harta benda musnah terbakar serta akibat kejadian tersbut juga sampai menelan korban jiwa.

Akibat kurangnya sosialisasi, dapat menimbulkan persepsi yang berbeda di tengah masyarakat.

Harapan salah satu warga dumai yang tidak mau diriliskan namanya. mengatakan. seharusnya sebelum pembangunan instalasi pipa gas tersebut dimulai, pelaksana proyek harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu  kepada masyarakat dumai, terutama kepada warga kelurahan yang dilewati pipa gas tersebut, sehingga masyarakat Dumai dapat memahami danpak dan manfaatnya pupanisasi gas tersebut. (aba) ***