Gubri Akan Panggil PT.Ivo Mas Tunggal, Bahas Tanah Ulayat Suku Sakai.


Wasiatriau.com – Terkait dengan aksi demo yang dilakukan masyarakat sakai di depan Kantor Gubernur Riau kemarin (16/3) terhadap tanah ulayat suku sakai di Kandis, Kabupaten Siak, seluas 24 ribu Ha. disambut fositip Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Andi Rahman, panggilan akrap Gubernur Riau menerima aksi demo setelah acara penabalan beliau sebagai Datuk Setia Amanah yang dinobatkan Pemangku Adat LAM Riau. direncanakan Kamis depan beliau akan memanggil PT. Invo Mas Tunggal.

Rencana pemanggilan PT. Ivo Mas Tunggal untuk mendengar permasalahan tentang tanah ulayat suku sakai tersebut yang digarap perusahan. namun  bukan hanya pihak perusahan saja yang akan dipanggil tapi pihak berkepentingan  lainya seperti unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) termasuk dua kubu masyarakat sakai yang berbeda pendapat soal tanah ulayat tersebut.

Polemik perbedaan atas tanah ulayat masyarakat sakai belum dapat titik temunya. Gubernur Riau akan memanggil kedua belah pihak, kalau para bathin yang membuat usulan tersebut masih hidup akan dipanggil. kata beliau, sehingga akan tahu duduk persoalanya. karena sesama masyarakat sakai sendiri ada berbeda pendapat menyikapinya.

Ratusan masa aksi demo didepan kantor Gubernur kemarin, mereka  menuntut minta dikembalikan tanah ulayat masyarakat sakai yang digarap PT. Ivo Mas Tunggal seluas 24 Ribu Hektar. Aksi mereka bukan saja menyuarakan aspirasi tapi para pendemo sempat meminta Gubernur menanda tangani tuntuan mereka, namun dengan arif dan bijaksana Pemangku Setia Amanah tersebut memberi alasan untuk dipelajari terlebih dahulu tuntutan mereka.

Meskipun aksi demo masyarakat tersebut belum membuahkan hasil yang dimulai pukul 10.30 wib, namun mereka diterima asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Riau Ahmad Syah Harofie dan Kapolres Pekanbaru Kombes Pol Susanto, Kasatpol Riau Zainal Z di ruang tunggu VIP Kantor Gebenur Riau. Dalam pertemuan tersebut disepakati akan ditindak lanjuti pertemuan berikutnya pekan depan.
Sementara Koordinator Lapangan ( Korlap ) masyarakat suku sakai Dapson atau akrap dipanggil soni mengharapkan pertemuan nantinya akan dapat membuahkan hasil, jika pertemuan tersebut tidak ada titik temunya, maka aksi demo serupa kembali digelar. Ujarnya.
Soni menyayangkan atas adanya tudingan dari pihak tertentu menyatakan dirinya bukanlah orang sakai, atau menganggap beliau memiliki kepentingan tertentu. dengan tegas beliau menyatakan terbuka kepada pihak manapun, tidak ada kepentingan lain atas perjuanganya yang menuntut hak tanah ulayat masyarakat sakai tersebut. ( aba ).