Hasrizal, Legislator Senior Yang Tegas

Exif_JPEG_420

Wasiatriau.com – Ketua Komisi III Hasrizal salah satu Anggota DPRD Dumai sangat pantas disebut dewan senior yang tegas, sebab beliau acap bersuara lantang dan tegas saat menyuarakan untuk kepentingan masyarakat dan daerah.

Hal itu dibuktikan beliau saat turun kelapangan menijau langsung proyek pembangunan  instalasi pipa gas PGN beberapa hari lalu.

Pantauan awak media yang dapat dirangkum dilapangan, Berawal dari keresahan masyarakat terhadap proses penggalian bahu jalan untuk penanaman pipa gas PNG.

Meskipun sikap dan tidakan beliau menimbulkan polemik, suara pro dan kontra warga sontak menguap kepermukaan,  namun dengan kepala dingin beliau mensikapi kontraversi yang berkembang, secara arif dan bijaksana beliau dapat menjernihkan kembali.

Ketika ditanya tentang polemik proyek tersebut, beliau dengan tegas mengatakan, sebenarnya kita mendukung penuh perusahan yang berinvestasi di kota Dumai. Ujarnya.

Lanjut ketua Partai DPD PAN Dumai itu menambahkan,  Kita sudah mengundang pemilik Gas, PT. PGN besok (1!3) , agar bisa menjelaskan kepada masayarakat dumai proses pelaksanaan proyek tersebut.Terang beliau.

Masih ucapan Hasrizal lagi, beliau meminta kepada pihak pelaksana proyek agar bisa bekerja sama dengan dinas teknis terkait sebagai pengawasan pembangunan tersebut. Ucapnya.

Sementara informasi yang dapat dirangkum awak media wasiatriau, com, dilapangan, bahwa gas tersebut nantinya digunakan sebagai bahan bakar untuk nenggerakan turbin listrik, oleh karena biaya bahan bakar lebih murah jika dibandingkan dengan bahan bakar lain, tentu bernilai ekononis, dan proses produksinya juga ramah lingkungan.

Dilain sisi, masih berita yang sama, sosok Hasrizal sangat jauh berbeda dengan sikap pergaulan beliau sehari hari, selalu ramah dan familiar.Dalam pergaulan beliau tidak membedakan status sosial.

Terkadang sikap beliau dalam menjalankan tupoksi sebagai anggota dewan acap menimbulkan kontraversi dengan yang lain, namun hal itu dilakukan sebagai wujud tugas dan tanggung jawab beliau selaku pejabat legislatif..

Seperti apa yang dilakukan beliau dalam pembahasan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017. Beliau mampu mensortir anggaran yang tidak ada relevansinya. Penghematan anggaran tersebut dapat mengurangi beban belanja daerah dan tentu dapat juga untuk mengisi  pada pos anggaran skala prioritas. Demikian pungkas tokoh politik senior tiga periode itu  mengakhiri. (aba)****