Minat Budidaya Kerambah Ikan Air Tawar Makin Meningkat


Wasiatriau.com – Terkait banyak bermunculan nelayan budidaya air tawar yang dipasang warga di areal embung yang dibangun Pemko Dumai beberapa tahun silam.Demikian pantauan wasiatriau.com dilokasi embung kelurahan Ratu Sima.(15/5)

Meskipun bendungan yang lebih dikenal dengan bahasa teknis embung(red), awalnya dibangun pemko dumai untuk menampung serapan air hujan untuk mengurangi tingkat kebanjiran khususnya di daerah kelurahan tersebut.

Mungkin karena fisik embung tersebut cukup luas dan kadar asam airnya kecil, cocok untuk budidaya ikan air tawar, apalagin kondisi embung tersebut punya prospek nilai ekonomis, tentu dimanfaatkan warga dumai dijadikan tempat kerambah budidaya air tawar.

Ditempat terpisah, salah satu personil pembibitan budidaya ikan air tawar Dinas Perikanan dan kelautan kota dumai yang terletak di bagan besar, mengatakan pada awak media, permintaan bibit semakin meningkat, salah satunya datang dari nelayan kerambah yang berada di bendungan tersebut.

Lanjut beliau lagi yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, stok bibit ikan air tawar untuk memenuhi kebutuhan warga dumai masih bisa terpenuhi, karena mereka dibagi tugas kelompok kerja untuk budidaya pembibitan ikan lele dan nila. Ujarnya dan diamini rekan beliau.

Namun ketika ditanya awak media tentang pembuatan pakan ikan, beliau mengatakan sulit mendapatkan bahan baku pakan ikan. Kalaupun bahan pakan bisa didapat katanya lagi menambahkan, butuh biaya besar.

Masih berita yang sama, terkait maraknya kerambah yang tumbuh di areal embung tersebut, salah satu warga dumai sebagai partisan dan pemerhati nasib nelayan kota dumai Ahmad Bakri.angkat bicara, sudah saatnya Dinas terkait mulai memikirkan dan merancang untuk menghidupkan usaha nelayan budidaya tersebut, karna dilihat dari kemauan warga buka usaha kerambah ikan air tawar dilokasi embung tersebut,tanpa dibantu sarana,prasarana, bibit ikan serta pakan, warga dengan penuh tekad dan semangat membangun usaha mereka. Meskipun areal tersebut belum jelas statusnya karena disekitar areal embung ada tulisan peringatan. Ujarnya.

Sementara warga yang membuka usaha kerambah tersebut sudah mengeluarkan biaya, imbuhnya lagi.beliau berharap agar Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Dumai dapat menata warga yang telah membangun kerambah di dalam kolam embung tersebut, dengan begitu nantinya fungsi embung tersebut tidak terganggu dan warga yang buka usaha kerambah ikan air tawar juga dapat berusaha dengan aman untuk menghidupi keluarga mereka. Apalagi mereka buka usaha kerambah hanya berbekal pengalaman otodidak setelah membaca prospek nilai ekonomis yang selaras dengan peluang pasar, sudah tentu mereka butuh pembinaan, penyuluhan dan bantuan agar usaha mereka dapat lebih maju, tentu pada giliranya dapat dijadikan sumber penghasil ikan air tawar untuk kebutuhan konsumsi masyarakat dumai.Demikian terangnya mengakhiri. (aba)****