Proses Ujian Nasional Tingkat SMP/MTs Dumai Berjalan Sukses


Wasiatriau.com- Proses Ujian Nasional utama tingkat SMP/MTs Kota Dumai berlangsung sukses. Pasalnya selama 4 (empat) hari siswa yang mengikuti ujian Nasional utama tidak ada hambatan dan kendala yang berarti. Demikian kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Dumai melalui Kabid SMP DRs. Sarwono. S,Pd. saat ditemui awak media diruang kerjanya (8/5) kemaren.

Beliau mengatakan ketika ditanya awak media wasiatriau.com terkait kondisi siswa menghadapi unjian nasional utama dengan menggunakan komputer, sementara krikulum komputer tidak ada, dengan gaya khas kabid SMP tersebut mengatakan tidak ada hambatan berarti bagi siswa SMP/MTs saat mengikuti proses ujian nasional. dengan penuh keyakinan beliau menambah,malah siswa merasa lebih mudah mengikuti ujian, karena tinggal klik tombol sudah dapat memilih jawaban tidak lagi menulis dikertas. Ujar beliau.

Sementara dengan nada yang sama juga disampaikan Kasi Krikulum SMP Maysarah,S,SoS.M,Pd. terkait ujian nasional utama tingkat SMP/MTs tersebut Menjelaskan, proses ujian nasional utama berjalan lancar dan sukses tanpa ada kendala. Ujarnya.

Lanjut beliau lagi menjelaskankan, ujian nasional susulan akan diadakan pada senin depan, selama dua hari mulai tanggal 22 dan 23 mei 2017, ujian nasional susulan tersebut untuk siswa yang berhalangan hadir saat mengikuti ujian nasional utama yang telah berakhir hari senin (8/5). Terang beliau.

Ujian nasional tingkat SMP/MTs berlangsung 4 hari, dengan jumlah sekolah 54 sekolah dan jumlah siswa 4901 siswa, terdiri dari siswa SMP 3991 siswa, siswa DO 16 siswa, siswa MTs do 17 siswa dan sebanyak 875 siswa serta 2 siswa SMPLB yang mengikuti ujian nasional tingkat SMP/MTs tahun 2016/2017.

Berdasarkan rangkuman info data rekapitulasi yang diterima awak media, jumlah peserta siswa yang mengikuti ujian nasional terutama siswa MTs, tingkat kehadiran selama dalam proses ujian tersebut seratus porsen hadir.

Pada hari pertama, siswa SMP yang berhalangan hadir mengikuti ujian nasional utama tersebut sebanyak 3 orang siswa karena sakit 2 siswa dan izin satu siswa. Hari kedua 2 siswa yang berhalangan karena sakit dan izin satu siswa, begitu juga pada hari ke3 ada 3 siswa sebab izin 2 siswa dan sakit satu orang siswa, pada hari terakhir ujian nasional siswa SMP yang berhalangan hanya satu orang siswa ketenagan data izin.

Jika dilihat dari daftar rekapitulasi siswa yang berhalangan tersebut dihari pertama siswa yang sakit yaitu satu siswa dari SMPN 14 dan 1 siswa SMP Budi Dharma dan izin 1 siswa dari SMPN 15. Hari kedua masih siswa SMPN 15 izin dan SMPN 14 satu siswa sakit.begitu juga hari ketiga siswa SMP yang berhalangan mengikuti ujian sebanyak 3 siswa, siswa sakit 1 orang dari SMPN 14 dan izin 2 siswa dari SMPN 15 dan Negeri 6 sementara di hari ke empat hanya satu siswa berhalangan izin dari SMPN 15 Dumai.

Selama 4 hari ujian nasional utama tersebut tercatat siswa yang tidak hadir atau berhalangan hadir karena sakit berasal dari siswa SMPN 14 berturut turut selama 3 hari dan seorang siswa SMP Budi Dharma satu hari, dan terdaftar satu siswa izin dari SMPN 14 berturut turut selama 4 hari, satu siswa izin 1 hari dai SMPN 6.

Sementara dari data rekapitulasi yang dirangkum siswa SMP dan MTs yang Drop Out (DO), tercatat sebanyak 16 siswa SMP dan siswa MTs sebanyak 17 siswa. Sebanyak 32 SMP yang berada dibawah pembinaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai ada beberapa sekolah siswanya yang mendapat DO,siswa yang terkena DO tersebut berasal dari SMPN 3 satu siswa, SMPN 6 sebanyak 2 siswa, SMPN 9 satu siswa dan SMP 12 juga satu siswa, sementara SMPN 19 juga satu siswa dan SMP Yasfi Dumai DO 2 siswa serta SMP Budi Dharma yang terbanyak DO yaitu 4 siswa dan 1 siswa SMP Purnama Dumai serta 2 siswa DO berasal dari siswa SMP Erna dan satu dari SMP YKPP Dumai, Jumlah siswa SMP yang mendapat DO sebanyak 16 siswa dari 10 sekolah SMP.

Sementara siswa dari MTs yang berada di Dumai berjumlah 21 sekolah, namun siswa yang mendapat DO hanya 12 sekolah, sekolah tersebut berasal dari sekolah MTs Negeri Dumai 1 siswa, MTs Batturrahman Dumai 1 orang siswa, MTs Nurul Islam Dumai 1 siswa sementara MTs Al Munawarah, MTs Arrozak, MTs Al Huda, MTs Ak Falah serta MTs Al Ghazali Dumai, masing masing mendapat do 2 siswa, MTs Nurul Wahid, MTs Ibadussholihin dan MTs Al Imam Abi Yazid serta MTs Darul Khair 1 siswa.

Sementara SMPLB Dumai yang memiliki 2 siswa perempuan juga ikut ujian nasional dan didamping 2 personil pengawas. (aba)