Wako Resmi Lepas Kontingen KTNA Kota Dumai ke Aceh


Wasiatriau.com,- Walikota Dumai Drs. H. Zulkifli As secara resmi melepaskan kontingen Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), Minggu (30/4) di gedung media cener.

Pelepasan KTNA kota dumai dalam rangka mengikuti pekan nasional (Penas) XV yang akan berlangsung pada tanggal 9 Mei sampai dengan 11 Mei 2017. Sementara keberangkatan kontingen menuju Provinsi Aceh diperkirakan tanggal 03 Mei 2017.

Turut hadir dalam acara pelepasan tersebut Ketua DPRD Fumai Gusri Efendi, Ketua TP PKK Kota Dumai Hj. Haslinar Zulkifli As. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ir. Dwi Orisyawan serta rombongan kontingen KTNA Dumai.

Dalam kata sambutan Kadis Ketahanan pangan dan Pertanian Ir.Dwi Orisyawan menjelaskan, Penas merupakan kegoatan yang diadakan setiap 4 tahun sekali. Kali ini acara Penas diadakan di Desa Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya. Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Lanjut beliau lagi menjelaskan, sebanyak 115 personil ikut bagian penas tersebut termasuk pendamping,peninjau dan penyuluh akan mengikuti penas XV, mereka akan bertemu saling bertukar informasi terkait kondisi yang ada di daerah meraka masing masing.

Masih berita yang sama, Walikota Dumai Drs.H.Zulkifli As memberikan pengarahan kepada kontingen, perkembangan sektor pertanian saat ini sudah mulai mengarah kepada Urban Farming ( pertanian perkotaan ), praktek urban merupakan praktek budidaya, pemerosesan dan distribusi bahan pangan disekitar kota yang biasanya melibatkan peternakan, budidaya perairan dan Hortikultural, untuk itu perlu sebuah inovasi teknologi pertanian yang dapat diaplikasikan ditengah sempitnya lahan pertanian yakni salah satunya penggunaan bibit unggul sehingga lanjaut beliau dengan lahan sempit menghasilkan produksi dengan kualitas dan kuantitas hasil panen yang meningkat. Katanya.

Masih ucapan orang nomor satu dumai berpesam ” Saya harapkan Pemasn XV tahun ini sebagai motivasi bagi KTNA kota dumai untuk tetap melestarikan, tetap semangat dan menekuni pertaniam dan nelayan dengan kondisi daerah kota dumai ini”. Harap beliau.

Dalam pemaparan beliau mendoakan kontingen, mudah mudahan pemberangkatan ini membawa berkah, kontingen KTNA membawa nama dumai, diharapkan kontingen harus mampu beradaptasi disana, jika pelayanan yang kurang memuaskan, mohon di terima dulu. Ucapnya.

Suatu hal yang terpenting dalam rombongam ini, katanya berpesan harus saling merasakan dan Jaga kesehatan, jaga kekompakan serta berapa jumlah yang diberangkatkan dan begitu juga jumlah kontingen yang akan kembali. Demikian harapan beliau mengakhiri. (aba)**””.