Wawako Safari Ramadhan di Mesjid Jamiatul Khoir Perepat Jaya


Wasiatriau.com – Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo beserta Rombongan Pemko Dumai kali ini mengadakan acara safari ramadhan 1438 H di MesjidnJamiatul Khoir RT.08 perepat jaya kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai, Minggu malam (4/6)

Dalam rombongan tersebut turut hadir Waka Polres Dumai dan sejumlah Pejabat kepala Dinas Pemko Dumai, Camat dan Lurah se kecamatan Medang Kampai. Wakil walikota Dumai didampingi Istri dan rombongan Ibuk ibuk jajaran pemko dan Polwan Polres Dumai. Puluhan tokoh masyarakat pelintung turut menghadiri dan jemaah mesjid Jamiatul Khoir penampar.

Seperti biasa rombongan safari ramadhan disuguhkan buka puasa yang telah disajikan pengurus mesjid dibawah koordinasi Lurah pelintung , acara buka bersama tersebut terkesan rada rada kekeluargaan antara rombongan safari ramadhan dengan masyarakat setempat. Pasalnya setelah usai sholat maghrib berjemaah, rombongan langsung melanjutkan buka puasa, mereka terlihat asik bercengkrama sambil menikmati menu hidangan ala kampung dengan sambual belacan.

Acara dilanjut dengan sholat Isa dan sholat sunat tarawih berjamaah, disaat sholat sedang berlangsung, berdasarkan pantauan wasiatriau.com, Wakil Wali Kota Dumai berdiri dibarisan syaf ke tiga, tidak seperti biasa seorang pejabat setingkat wakil walikota sholat berjamaah berdiri barisan belakang, itulah salah satu gaya khas Eko, rupanya bukan saja dalam pergaulan sehari – hari terkesan kesederhanaan beliau, malah sampai dalam mesjid pun yang akrab disapa mas Eko Parto masih tetap merakyat dan bersahaja.

Sebelum pidato Wakil Walikota dimulai, secara simbolis wawako atas nama Pemerintah Kota Dumai menyerahkan bantuan kepada mesjid Jamiatul Khoir. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pengurus mesjid Jamiatul Khoir dan diampingi Camat dan Lurah beserta beberapa tokoh masyarakat pelintung.

Disela sela untaian acara penyerahan bantuan tersebut, Perusahan Kawasan Industri Dumai (KID,) wilmar grop juga ikut berpartisifasi memeriahkan acara. Pasalnya Wilmar grop melalui salah satu perwakilan manajemen perusahan tersebut juga ikut menyerahkan bantuan langsung diterima pengurus Masjid Jamiatul Khoir. Ini merupakan kepedulian perusahan terhadap masyarakat strategis yang berada dilingkungan perusahan untuk saling berbagi sempena bulan suci ramadhan.

Dalam kata sambutan safari ramadhan tersebut wawako menyampaikan kepsda jamaah berbagai hal terkait dengan proses pembsngunan yang telah, sedang dan yang akan dilakukan,

Masih ucapan mas Eko lagi, akses  jalan dikota dumai sudah  cukup baik dan lancar, kata beliau mencontohkan, seperti jalan dari pelintung sudah terbangun sampai ke sungai pakning, meskipun masih banyak lagi yang belum terbangun, Ujarnya.

Lanjut beliau menambahkan,  oleh karena keterbatasan anggaran daerah, tentu pembangunan dilaksanakan secara bertahap dan berkesingungan, terutama terhadap pelayan kesehatan masyarakat dumai, imbuh beliau lagi, beliau tetap memprioritaskan program skala prioritas sesuai dengan visi misi dan program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Dumai periode 2016-2021, ” Janji adalah hutang yang wajib ditepati” . Demikian tegas beliau mengakhiri.

Disisi lain mssih berita yang sama, pesan Kapolres Dumai melalui Waka Polres Dumai,  Dana Ananda Sahputra , dalam kata sambutanya mengimbau kepada mssyarakat terutama pada generasi muda agar waspada terhadap pengaruh narkoba, menjahui pergaulan yang menjurus pada kenakalan remaja,  yang dapat meresahkan ketengan masyarakat, seperti tauran, begal dan kejahatan lainya.

Untaian acara safari ramadhan  diakhiri  dengan Doa yang dipimpin langsung oleh ustad Usman, dalam pesan ceramah yang disampaikan ustad Usman kebetulan anak tempatan kelahiran teluk makmur tersebut, beliau  mengajak semua pihak untuk mempereratkan jalinan hubungan tali silaturahmi antar sesama, karena membangunan silaturahmi merupakan kewajiban kita sesuai degan tuntunan agama agar terwujud rasa persatuan dan kesatuan hidup ber bangsa dan bernegara dalam bingkaii Negara Kesatuan Republik Indonesia. Demikian pesan Ustad Usman mengakhiri. (aba)***