Gubernur Riau, Gesa Program Air Minum


WR-(DUMAI) Gubernur Riau, Arsyajuliandi Rachman, yang selama ini dianggap warga masyarakat Riau, roda pembangunan jalan ditempat,namun kenyataannya tidak,sebab program yang ditargetkan pemprov Riau banyak yang telah beliau kerjakan.

Beberapa program yang dicanangkan oleh pemerintah provinsi Riau,telah berjalan
lancar sesuai dengan jadwal dan target. Ujarnya.

Orang nomor 1 Riau tersebut, yang akrab disapa Andy Rachman, Bukan saja program pemerintah provinsi Riau yang telah di laksanakanya,namun beliau juga merespon program pemerintah daerah kapabupaten/ kota.Demikian pidato yang disampaikan beliau dalam acara silaturahmi dengan Dinas pendidikan provinsi Riau,pendidik dan tenaga pendidikan kota Dumai.Minggu malam (21/8) di hotel confort Dumai.

Salah satu program pemerintah daerah kabupaten/kota adalah program regional proyek air minum,pembangunan sarana dan prasarana dilaksanakan secara serentak untuk tiga kabupaten dan kota, kota Dumai, Kabupaten Rohil dan Bengkalis (Durolis)

Sementara sumber bahan baku air minum tersebut dari sungai rokan Kabupaten rokan hilir,ujar beliau lagi,mengatakan untuk Kabupaten rohil akan disalurkan sekitar empat kecamatan,sementara untuk Kabupaten Bengkalis distribusikan air minum tersebut, kecamatan mandau dan pinggir,kota Dumai didustrbusikan untuk enam kecamatan, ” Tahun 2019,air minum tersebut sudah bisa dinikmati oleh masyarakat”. Terangnya.

Dalam acara silaturahmi tersebut turut hadir Walikota Dumai,H.Zulkifli As.dan Kadis Pendidikan Provinsi Riau, tenaga pendidikan kota Dumai, turut hadir juga Forkompinda kota Dumai, dan undangan.

Dalam kesempatan acara silaturahmi para guru dinas pendidikan tersebut,Gubernur Riau juga menyampaikan kemajuan program pembangunan Riau,beliau juga berharap untuk menitik beratkan pada pembangunan nilai nilai budaya,mennggali sumberdaya alam Riau yang ber nilai ekonomis serta percepatan kemajuan ekonomi kerakyatan. Seperti menghidupkan budaya berpantun saat mengadakan acara dan mempromosikan sagu ditengah masyarakat Riau. Demikian ucap beliau mengakhiri ditutup dengan untaian sebaik pantun. (aba)***