Hampir 3 Tahun, Pasar Kelakap 7 Ditinggal Pedagang


WR – Pasar kelakap 7 yang terletak di kelurahan simpang tetap darul ikhsan (STDI)kecamatan Dumai Barat, sudah lama tidak berpenghuni,lantaran ditinggalkan pedagang pasar.sebab jual beli dagangan mereka tidak laku. Demikian kata mereka saat meninggalkan pasar sekitar 3 tahun yang lalu.

Hampir 3 tahun lebih, Polemik pedagang terkait pasar kelakap 7 tersebut,sampai saat ini tidak kunjung selesai.

Awalnya pasar tersebut dibangun dengan anggaran pusat untuk menampung pedagang pasar tradisional disimpang Dock, namun entah mengapa,berselang beberapa bulan setelah para pedagang pasar simpangDock pindah ke pasar kelakap 7,dan tiba tiba para pedagang tersebut keluar lagi dari dalam pasar,lalu mereka kembali kepasar Dock, karena lokasi pasar simpang Dock yang lama sudah dibongkar dan dilarang berdagang lagi oleh pemilik tanah, maka mereka membangun kembali lapak baru di sisi kiri dan kanan jalan pas disekitar simpang jalan dock tersebut sampai saat ini.

Berdasarkan pantauan awak media diareal pasar,ditinjau dari fasilitas yang ada, seperti fisik bangunan pasar sudah pun cukup memenuhi kateria pasar dan layak sebagai pasar kota, sebab jumlah Los pedagang kain dan kelontong, posisinya dibagian depan, ada sebanyak 110 petak kios,sementara dibagian tengah, samping kiri,kanan dan belakang pasar, sebanyak 10 blok Los untuk pedagang sayur, ikan, Los daging, ayam serta jualan makanan, lontong dan jajanan. dari masing masing blok tersebut terdiri sebanyak 36 petak lapak dagangan.

Pasar kelakap 7 tersebut juga menyedia kan kios pedagang tempat keagenan ikan yang berasal dari luar Dumai sebanyak 3 blok yang terletak dibagian belakang.

Begitu juga fasilitas umum yang disedia kan seperti bangunan toilet, musahalla, terlihat kokoh berdiri disudut samping pasar, disamping itu juga ada fasilitas air bersih, air bersih tersebut sampai saat ini masih tetap berfungsi,mengalir lancar seperti biasa. Dan satu unit pos penjaga terletak dipintu masuk pasar.

Akses jalan aspal dalam pasar berukuran lebar dan baik,hingga lorong Los pasar, tidak lagi menjadi hambatan aktivitas Kandaraan keluar masuk pasar,dan begitu juga dengan warga yang ingin berbelanja tidak lagi dirisaukan dengan becek saat musim hujan,apalagi saluran pembuangan air juga tertata rapi ditambah halaman parkir Kandaraan juga cukup luas, dapat menampung ratusan unit Kandaraan roda 2

Meskipun pasar tersebut sudah lama di tinggal pedagang,namun kondisi bangunan fisik Los masih utuh, cuma ada sebagian kecil kerusakan yang harus direhab dan ada beberapa titik bangunan fisik harus diganti karena sudah tidak layak pakai, seperti atap dan lantai.

Seharusnya jumlah Los yang tersedia di dalam pasar kelakap 7 tersebut, dapat menampung para pedagang kaki lima yang berjualan di simpang jalan husni Tamrin pas simpang Dock dan sebagian pedagang pasar pagi yang berjualan dijalan ombak atau jalan Hasanudin pasar pulau payung
Namun sampai saat berita ini diturunkan Los pasar masih tetap kosong.(aba)