OPD Harus Bangun Solidaritas Yang SInergis


WR -(DUMAI) Melihat kondisi Pembangunan daerah terkesan jalan ditempat,apalagi anggaran Daerah terkena rasionalisasi, tentu makin mandeg roda pembangunan di daerah. Sementara masyarakat mendesak menagih janji janji politik Walikota & wakil walikota Dumai periode 2016-2021 Demikian rangkuman wasiatriau.com di lapangan.

Menurut Ir. M. Hasbi,Ada sejumlah janji politik Walikota dan wakil Walikota Dumai yang terpilih,sampai hariini(red) belum terealisasikan.

Hampir satu tahun setengah pergerakan pemerintah kota Dumai, namun belum satu pun program kerja Walikota dan wakil Walikota berjalan, ujar hasbi.

Beliau mengatakan ketika ditanya dimana letak permasalahannya,ini semua akibat ketidak mampuan OPD, camat dan lurah menerjemahkan visi misi dan program prioritas Walikota dan wakil Walikota Dumai tersebut. Seharusnya kata hasbi lagi,pembantu Walikota lebih pro aktif merespon keinginan pemimpinya, bukan hanya menunggu perintah baru berjalan. Apalagi budaya asal bapak senang(ABS). Ujarnya.

Penggiat kota Dumai yang tersohor vokal nya menambahkan, jika sikap dan mentalitas perangkat daerah tidak berobah, tentu program prioritas yang dijanjikan oleh Walikota dan wakil Walikota Dumai tidak mungkin dapat ter wujud sampai kapan pun. Katanya.

Harap beliau, seharusnya OPD kota Dumai serta jajaranya harus mampu membangun solidalitas agar terbangun kinerja yang sinergis antar instansi. Terangnya.

Masih ucapanya menambahkan, seharusnya Walikota dan wakil Walikota Dumai dapat menilai pembantu beliau, yang mana bisa bekerja dan yang mana hanya menunggu perintah bapak baru bekerja,jika ada pembantu beliau dianggap kurang cakap melaksanakan tugas, seharusnya diganti dengan yang lebih mampu, kapan perlu jabatan tersebut harus dilelang semua, jangan pilih bulu,jangan lagi ada kesan orang dekat atau orang dalam, apa guna orang dekat jika tidak mampu bekerja dengan baik sesuai keinginan pemimpin. Terang beliau.

Seharusnya pembantu Walikota dan wakil Walikota Dumai,harus bisa turun kebawah melihat semua sisi persoalan dilapangan jika mereka tahu dan memahami kondisi lapangan, tentu dengan mudah memetakan persoalan untuk dijadikan program yang tentu sejalan dengan program prioritas Walikota dan wakil Walikota Dumai.

Lanjut hasbi lagi,jika mereka mau turun bersama, seperti dinas terkait turun kelapangan,sesuai dengan tugasnya dan fungsi masing masing,begitu juga camat, lurah lurah,yang punya wilayah kerjanya tentu seberat apapun permasalahan yang sedang dihadapi,tentu dengan mudah dan lancar program tersebut dapat dilaksana kan. Demikian katanya mengakhiri.(aba)*