Hj Haslinar Bezuk H Gedang Saat Sakit


Wasiatriau.com – Hj Haslinar,Jumat pagi (5/10) berkunjung ke pasar tradisional panglimo gedang,kedatangan beliau bukan hendak belanja,tapi Ibuk Walikota Dumai tersebut bertujuan membezuk H Gedang yang sedang sakit.

Kedatangan Hj Haslinar sontak menjadi perhatian orang yang ada dipasar saat itu, sebab istri orang nomor satu Dumai tersebut cukup dikenal masyarakat Dumai dengan senyuman khasnya dan ramah dalam pergaulan sehari hari.

Namun yang lebih mengharukan kedatangan Hj Haslinar adalah H Gedang itu sendiri sebab kata beliau yang akrab dipanggil panglimo menuturkan, tanpa beliau duga duga ibuk Hj haslinar datang melawatnya kebetulan sudah hampir 20 hari sakit.

Bukan hanya membezuk, tapi kata ketua laskar tersebut menjelaskan, ” saat itu juga ibuk Walikota sibuk menelepon memberitahu dokter agar dapat membantu”. Ujarnya.

Tak lama berselang, kata H Gedang lagi menceritakan pada awak media, beberapa dokter pun datang menemui beliau, lalu memberi obat setelah dicek oleh dokter

Namun katanya,yang membuat beliau terharu sekali, saat ibuk mengatakan pada beliau ” Haji harus dibawa kerumah sakit”, Terang Gedang mengutip kalimat Hj Haslinar menyuruh beliau berobat.

Memang pada mulanya beliau tidak mau berobat ke dokter, karena saat dibawa ke salah satu rumah sakit beberapa hari lalu,lalu dokter rumah sakit tersebut mengatakan tidak ada penyakit, karena kata dokter tidak ada penyakit, tentu beliau pulang kerumah, sementara kaki beliau tetap bengkak dan terasa nyeri. katanya lagi ada rencana mau berobat ke tempat alternatif di Langkat atau ke lombok,tempat tuan guru dimana beliau pernah menimba ilmu dulunya.

Tapi setelah ibuk Hj haslinar mengajak beliau berubat kedokter, hati beliau langsung melunak dan mengikuti Ajakan tersebut,Kata gedang lagi meniru ucapan Hj Haslinar, ” jika sudah sembuh,nanti mau pergi kemana terserah lah,sekarang harus berubat dulu,” Terang Gedang.

Beliau merasa tersanjung atas perhatian ibuk Hj haslinar terhadap penyakit yang dideritanya saat ini, dengan suara agak bergetar beliau mengatakan,tak disangka nya selama ini beliau telah salah dalam menilai pemimpin, ternyata kepedulianya terhadap masyarakat tidaklah diragukan lagi, seperti apa yang dia rasakan saat ini. Ujarnya.

Lanjut gedang lagi,”terutama bagi sanak keluarga saya,mengucapkan terima kasih banyak pada ibuk Hj.haslinar, karena atas kepedulian yang diberikanya kepada saya”. Demikian ungkap gedang sambil se sekali menyekat air mata yang menetes di sudut matanya. (aba) *,