Reklamasi Pantai Harus Diawasi, Terkait Banjir Dumai


Wasiatriau.com –  Kota Dumai salah satu kota di Provinsi Riau yang sering dilanda banjir. Bukan saja banjir bandang  akibat tingginya curah hujan, tapi juga banjir rob.

Biasanya dulu banjir rob naik ke lingkungan permukiman warga setahun sekali di saat pasang keling (red), namun saat ini banjir pasang air laut hampir setiap bulan naik melanda rumah penduduk.

Berdasarkan pantauan awak media yang dapat dirangkum terkait banjir rob tersebut salah satunya penyempitan dan penutupan draenase atau parit parit yang mengarah ke laut.

Penutupan dan menyempitan  draenase itu ketika  pihak Perusahaan membangun fisik reklamasi Pantai. Seperti reklamasi  diarea PT. Pelindo I cabang Dumai.

Sebelum pihak PT.  pelindo membebaskan lahan atau tanah pemukiman  warga yang berada di pinggir pantai, banyak parit yang tembus kelaut, jika hujan turun tidak lama air tergenang, karena parit tersebut lurus  tembus ke laut.Namun setelah lahan warga dibebaskan untuk areal pelabuhan, banyak  parit yang ada sudah ditimbun. Meskipun ada juga yang dibangun draenase oleh pihak perusahaan, tapi ukuran paritnya kecil dan berbelok,dan ada juga parit tersebut ditutup total karena dibangun pabrik dan tanki timbun cpo.

Parit yang ditimbun oleh PT Pelindo Dumai seperti parit jalan Kamboja, lalu dibangun parit baru, namun ukuran nya kecil dan ber belok belok. Sehingga  air yang tergenang  tidak lancar turun kelaut. (aba) ***