Setnov Sulit Ditemui di RS, Pasca Keputusan Praperadilan


WR.com – Tersangka kasus dugaan korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP), Setya Novanto, dikabarkan masih dirawat di Rumah Sakit Premier Jatinegara sejak sekitar dua minggu lalu.

Novanto disebut menderita sejumlah penyakit hingga harus mendapatkan penanganan medis.

Usai putusan sidang praperadilan membatalkan status tersangka Novanto, sejumlah awak media mencoba menyambangi RS tersebut untuk mencari informasi mengenai perkembangan kesehatan Setya.
Namun penjagaan di Rumah sakit Premier terbilang ketat. Dari Pihak keamanan RS Premier Jatinegara melarang sejumlah wartawan yang ingin melakukan peliputan untuk masuk atau duduk di bangku yang ada di lobi gedung.

Pihak keamanan RS membatasi area bagi awak media hanya sampai depan pintu masuk Rumah sakit yang berada di Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur itu.

Salah seorang wartawati media nasional yang enggan disebutkan namanya menutur kan, sejak hari pertama Setya Novanto masuk rumah sakit,dirinya sudah ditugas kan melakukan peliputan di RS Premier.
Namun,dia merasa kesulitan melaksanakan tugas lantaran ketatnya penjagaan pihak keamanan. Ujarnya
“Iya, sudah dari awal ditugaskan ke sini,” kata dia.
Ia mengatakan, beberapa hari sebelumnya masih bisa duduk-duduk di ruang tunggu yang ada di lobby gedung.Hal itumenurut dia, karena identitas dirinya sebagai wartawan tidak ketahuan oleh pihak keamanan.
Namun, perlakuan berbeda diterimanya pada malam hari ini. Ia mengatakan, ketika tengah duduk di bangku lobby, pihak keamanan menghampiri dan meminta untuk tidak berada di lobby gedung.
“Intinya, dari awal media enggak boleh (masuk), cuma kalau media online enggak ketahuan (identitasnya), jadi dibiarin. Sekarang enggak bisa menunggu di lomba” kata dia.(kutipan Kopas.com)

Hingga sekitar pukul 21.30 WIB,sejumlah awak media televisi dan berita online masih menunggu di depan RS Premier Jatinegara.Mereka ingin memastikan ada atau tidaknya kolega Setya yang datang berkunjung ke RS Premier Jatinegara, khususnya setelah Hakim Cepi Iskandar membebaskan Novanto dari jerat hukum dalam sidang pengadilan. Jumat (29/9).(aba).