Buni Yani di Vonis 1,5 Tahun, Ajukan banding, Bahkan Siap Mati


Terlapor kasus dugaan pengeditan video Ahok, Buni Yani akhirnya divonis 1,5 Tahun

Divonis 1,5 Tahun Penjara, Buni Yani Ajukan Banding, Bahkan Siap Mati

Wasiatriau.com – Buni Yani kecewa. Majelis Hakim menjatuhkan   vonis 1 tahun 6 bulan penjara dalam sidang putusan   di Gedung Dinas Perpustakaan dan Arsip   (Dispusip), Jalan Seram, Kota Bandung,Selasa (14/11)

Ungkap Buni Yani dengan penuh semangat ” Semua fakta persidangan yang meringan kan saya tidak digunakan.  Kita berjuang, kita akan banding. Allahu akbar!” seru Buni Yani seusai sidang di hadapan khalayak pendukungnya.

Seruan ini disambut dengan teriakan takbir dari massa pendukungnya. Mereka  tetap bersemangat,meskipun baju mereka basah kuyup disiram  hujan.

Disela sela kerumunan pendukungnya, Buni Yani dengan suara lantang dalam orangnya berseru siap mati, karena beliau merasa tidak melakukan kesalahan.

“Saya tahu saya tidak punya salah apa-apa, makanya saya siap mati,” lanjutnya dengan penuh rasa keyakin atas apa yang telah di lakukanlah.

Ia mengatakan lagi,bahwa vonisnya adalah bentuk kriminalisasi.Karena itu, berencana mengajukan banding. Ungkapnya.

Namun, dalam putusannya, Hakim menilai perbuatan Buni Yani dinilai memenuhi unsur pasal 32 ayat 1 dan pasal 28 ayat 2 UU ITE melakukan ujaran kebencian serta mengedit isi video pidato Ahok.

Sementara,hal yang memberatkan menurut Hakim itu adalah perbuatan Buni Yani telah menimbulkan keresahan.lanjut Hakim Iagi, Ia juga tak mengakui kesalahannya.

Sedangkan,hal yang meringankan karena BuniYani belum pernah dihukum dan punya tanggungan keluarga.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa.

Pada sidang 3 Oktober lalu di tempat yang sama, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dipimpin Andi M Taufik menuntut Buni Yani dengan 2 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsider tiga bulan.(aba) **