Jalan Laksamana Baru Siap Sudah Retak


Wasiat Riau.com  Jalan Datuk Laksamana yang baru selesai pekerjaannya sontak jadi perhatian warga. Pasalnya  fisik bangunan jalan  tersebut  Baru saja siap sudah retak.

Terutama masyarakat Dumai kota, kenapa tidak, karena merekalah yang bersentuhan langsung menggunakan akses  jalan itu.

Berdasarkan pantauan awak media, retak badan jalan memajang, sebenarnya warga sejak dari awal siap dibangun sudah ada yang komplain kerana terlihat beberapa titik jalan itu retak melintang jalan,, namun pihak kontraktor cepat melakukan perbaik an dengan cara menyuntik diareal retak itu, berupaya menutup lubang pori pori dengan cairan memang khusus untuk fisik jalan.

Sementara belum lama berselang retak itu muncul lagi, retak itu bukan ditempat  yang sama,  tapi muncul retak  baru dititik yang berbeda, dan bukan melintang jalan tetapi  membujur mengikuti jalur jalan tersebut.

Jimmi, Ketua RT.12 kelurahan Dumai kota Angkat bicara terkait jalan yang baru saja siap dibangun sudah retak, dengan tegas mengatakan,”  kami dari masyarakat Dumai kota meminta agar jalan Datuk laksamana segera diperbaiki “, sebab jalan tersebut di pergunakan  oleh masyarakat dan apalagi jalan Laksamana satu satunya  akes jalan kendaraan perusahan  keluar masuk dari ke pelabuhan Pelindo I cabang Dumi. Kata Jimi.

Sebab,  sambung ketua RT.12 lagi,   kalau lama baru ditanggapi maka jalan tersebut akan semakin parah dan akan membahaya kan berkendaraan bermotor. Ujarnya

Menurut Jimmi rt 12 , pelaksana juga harus bertanggung    jawab   untuk   memperbaiki keadaan  jalan  yang  retak,  jangan semata mata  mau  ambil  keuntungan saja, karena jalan   adalah    untuk   masyarakat   umum. Ungkap Jimi agak sedikit kesal.

Terkait jalan baru dibangun sudah retak, Ketua LPMK Dumai kota, Nurdin Efendi,  mengatakan karena Retak disebabkan oleh galian pipi gas dari PGN, karna galian pipa pgn menyebabkan tanah longsong yang membuat bawah bodi jalan itu jadi kosong, hinga terjadi keretakan,PGNlah yang  harus bertangung jawab atas keretakan jln datuk laksamana karna bekas galian pipa tidak di timbun kembali secara benar, dan alat kerja semua mengunakan alat berat seperti beko banyak ruas jalan sisi pingir yg mengalami pecah dan retak, sambung Ketua LPMK itu lagi mencontohkan,seperti terjadi di depan kantor lurah dumai kota,dan udah berbulan bulan selesai pengerjaan lalu ditinggalkan begitu saja oleh PT. PGN. ” kita boleh cek kelapangan”. Demikian Kata Pendi.(aba)**