Kambing Berkeliaran, Warga Pangkalan Sesai Resah


Terjungkal Saat Beradu dengan Kambing, Aksi Remaja Ini Viral

Wasiatriau.com-Kambing merupakan salah satu hewan ternak yang menjanjikan. Tapi  jika hewan itu tidak dipelihara dengan baik tentu akan mengganggu lingkungan Warga setempat,Seperti halnya yang dialami oleh warga salah satu RT,  kelurahan pangkalan  Sesai.

Ketua RT yang tidak mau disebut namanya saat ditemui mengatakan, memang ramai warga yang merasa resah dengan adanya kambing yang berkeliaran. Tanaman warga jadi rusak dimakan kambing. Katanya.

Lanjut Bapak paruh banyak itu lagi, beliau sudah berkali-kali mengimbau kepada yang bersangkutan. pemilik kambing, Namun tidak di Indah kan, kambing Ternak mereka tetap berkeliaran sampai masuk ke dalam pekarangan rumah warga. Ujarnya.

Ketua RT itu melanjutkan, sebelum warga mengalami kerugian bunga dan tanaman yang dimakan kambing dan sebelum gara gara kambing hubungan warga lingkungan menjadi renggang. Katanya,akan menyerah kan persoalan kambing berkeliaran itu ke Instansi terkait, terutama pada Satpol PP, untuk mengamankan kambing kambing yang berkeliaran itu. Tegas Ketua RT.

Masih ucapan beliau, hal itu pernah terjadi dijalan tenaga,Instansi terkait turun tangan mengamankan kambing yang liar itu. Dan bagi pemilik kambing jika mau mengambil kembali kambing nya harus didenda. Jika tidak ada yang mengambil dalam tempo yang ditentukan. Maka kambing tersebut di sita.Terang beliau mencontohkan tindakan yang efektif bagi kambing Ternak yang tidak dijaga oleh pemiliknya.

Berdasar pantauan awak media di lokasi, memang banyak kambing berkeliaran di lingkungan Warga,  salah satu warga yang tidak mau diriliskan namanya menjelaskan  bahwa kambing dibiarkan oleh pemiliknya berkeliaran, tidak dikandang, selalu masuk dalam pekarangan rumah,memakan bunga dan tanaman warga. Jika diberitahu pada pemiliknya,malah sebaliknya  menyalahkan warga karena tidak menutup pintu  pagar. Sementara kambing itu yang datang, tidak dikandang oleh pemiliknya. Jika kambing itu dipelihara dan dijaga tidak  berkeliaran, tentu tanaman warga tidak jadi  rusak. Demikian kisahnya. (aba) ***