Puluhan Pekerja Tolak kompensasi, PT. SMIP Akan Dilaporkan


Wasiatriau.com – Beginilah kondisi tenaga kerja lokal, hendak menumpang nasibnya dinegeri sendiri saja susah. Seperti yang baru terjadi di perusahaan pabrik gula, PT Sumber  Mutiara Indah Perdana (SMIP), sebab,Sebanyak 20 orang tenaga kerja pabrik itu akhirnya tidak lagi dipekerjakan oleh pihak perusahaan.

Meskipun mereka sudah berupaya sekuat tenaga melakukan mediasi dengan pihak manajemen perusahaan. Beberapa hari lalu Tujuannya untuk mencari solusi agar tidak ada pekerja yang diberhentikan.namun dari pihak manajemen tetap kaku  dengan hasil keputusanya.

Berdasarkan rangkuman informasi yang dapat diserap di lapangan, Awalnya sudah tersiar di media beberapa waktu lalu terkait pekerja pabrik gula yang baru berdiri diKota Dumai, melalui  HRD telah merekrut pekerja sebanyak 187 orang namun oleh karena alasan teknis, pabrik gula  belum produksi maksimal, sementara pekerja dirumahkan. Namun bersamaan dengan itu,sempat juga heboh gara gara ada informasi, masuknya tenaga dari luar Dumai,alasan tenaga skill.

Beni, salah seorang tenaga kerja yang telah dikeluarkan oleh perusahaan pabrik tebu menjelaskan hal sama, bahwa beliau dan rekan lainnya sebanyak 20 orang dengan nasib yang sama.

Masih berita yang sama, Tengku Hasrian mengatakan, bahwa beliau telah dipanggil oleh manajemen PT SMIP melalui HRD Perusahaan, Riza dan Nanda untuk segera bertemu. Ujarnya, kebetulan beliau adalah salah satu pekerja yang tidak lagi bekerja dipabrik gula tersebut.

Beliau mengatakan,” penyampaian dari HRD PT SMIP, Riza ternyata meminta saya  tanda tangan surat pernyataan, salah satu poinya adalah tidak menuntut apapun keputusan dari manajemen PT SMIP ” papar nya.

Menurut Hasrian , pihak managemen HRD perusahaan,Nanda  menetapkan kebijakan untuk tidak mempekerjakan dirinya. Ujarnya.

”  Pak Nanda tidak mempekerjakan kami lagi, walaupun sudah terjadi mediasi yang alot antara pekerja dan pihak manajemen PT SMIP ” kata Tengku Hasrian

Lanjut Tengku Hasrian lagi menguraikan, ke 20  orang yang  tidak dipekerjakan lagi oleh perusahaan,menolak kompensasi dari PT SMIP sejumlah uang Rp 1.500,000,00. Dan Katanya lagi dengan penuh keyakinan,  ” Dan kami akan melaporkan hal ini kepada DISNAKERTRAN kota Dumai serta membawa kejalur hukum,” Ungkap Tengku Hasrian. (aba)