Syamsuar Tegas Mengawal Marwah Melayu


Wasiatriau.com-Terkait dengan pernyataan Bupati Siak, H.Syamsuar beberapa hari lalu tentang iklan teater seni matan.Sontak jadi sorotan masyarakat  Riau dan  warga Siak khususnya.Pasalnya  iklan yang dibuat oleh penitia dapat menyesatkatkan nilai sejarah siak.

Bupati Siak Syamsuar,   mensikapi  setelah beredar polemik di medsos terkait iklan Raja Kecik yang dipajang teater seni matan yang  akan dipentaskan hari Sabtu (2/13). katanya iklan tersebut dapat  menyesatkan nilai nilai sejarah yang ada di kabupaten Siak.

Berdasarkan pantauan awak media saat itu Bupati Siak yang menjabat  dua periode itu menyayangkan iklan yang terpasang, tentu dapat menyesatkan nilai sejarah siak.

Terkait iklan dan jenis acara sengaja tidak dirilis, demi menjaga Marwah dan tambah lagi pihak pelaksana itu sudah minta maaf kepada masyarakat Riau dan  warga  Siak khususnya,  setelah  Bupati Siak melarang melalui surat pernyataan kepada panitai pelaksanan 2 hari sebelum acara dimulaii.

Kutipan Pernyataan terbuka Bupati Siak itu atas Kontroversi pementasan Teater Matan beliau awali dengan ucapan salam.

Syukur Alhamdulillah hanya kepada Allah SWT, Sholawat dan Salam tersanjungkan kepada baginda Rasulullah SAW.

Pagi ini saya mencermati isu dan diskusi netizen yang bertebaran di Media Sosial, khususnya terkait Judul Pementasan Raja Kecik oleh teater Matan Pekanbaru, yang digawangi saudara Hang Kafrawi dan kawan-kawan.

Beberapa waktu lalu, perwakilan Teater Matan Pekanbaru datang kepada kami, membawa ide pementasan Raja Kecik, Sultan pertama Kerajaan Siak yang tentunya sangat kita hormati dan cintai.

Pada waktu itu, alur cerita yang ditonjolkan dan juga disampaikan pada saya, katanya bertujuan untuk mengingatkan kisah heroik Raja Kecik, tentang bagaimana susah payah perjuangan beliau mendirikan dan membesarkan Kesultanan Siak, hingga menjadi warisan berbilang zaman untuk generasi yang akan datang. Warisan yang juga kita nikmati sampai hari ini. Sehingga saat itu saya memutuskan untuk memberikan dukungan bagi pementasan tersebut, agar anak-anak muda kita paham kepahlawanan Raja Kecik.

Dalam penyusunan alur cerita dan juga penyajian, perwakilan pihak teater telah saya ingatkan agar berhati-hati membawa diri, mengingat tokoh ini merupakan tokoh legenda yang amat dihormati di tengah masyarakat melayu. Tidak hanya di Siak dan Riau saja, tapi beberapa kalangan masyarakat dari Pulau Jawa,bahkan Negeri Malaysia, datang secara khusus ke Siak hanya untuk menziarahi makam Raja Kecik karena kesalihan beliau semasa hidupnya.

Namun dalam dua hari ini, dari informasi sosial media yang saya terima, pihak teater Matan ternyata memilih strategi mengejut kan dalam mengiklankan iven pementasan tersebut. Iklan yang cenderung provokatif tersebut mengejutkan masyarakat Siak dan Riau, termasuk saya sendiri selaku kepala daerah.

Lanjut H.Syamsuar lagi Saat ini saya juga mengalami kondisi psikologi yang sama persis dengan masyarakat dalam menyikapi peristiwa ini. Untuk itu izinkan lah   saya memberikan pernyataan sebagai berikut :

1. Menyesalkan praktek periklanan dengan bahasa yang cenderung provokatif, dan berpotensi menyakiti perasaan masyarakat serta tidak sesuai norma berlaku, dan serta melenceng dari alur kesejarahan.
2. Mencabut segala bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pementasan teater tersebut.
3. Mendesak supaya klarifikasi terbuka dan permintaan maaf dari pihak Teater Matan, kepada seluruh masyarakat Riau pada umumnya dan terkhusus,imbuhnya kepada masyarakat Siak, serta melakukan upaya untuk menjernihkan persoalan ini segera.
4. Mengajak masyarakat tetap tenang, sembari menunggu respon pihak Teater Matan dalam menyikapi reaksi masyarakat

Demikian saya sampaikan, semoga jadi pembelajaran bagi kita semua yang
mencintai negeri ini. Kepada Allah SWT kita berserah diri. Semoga kita di Negeri Siak dan Riau senantiasa diberikan rahmat dan keberkahan,serta dilindungi darisegala macam musibah. Demikian pernyataanya ditutupnya dengan kata salam.

Disisi lain, berdasarkan informasi  yang di terima dari Laskar Mahasiswa RMB LHMB siak, bahwa pihak penyelenggara teater matan menyatakan permohonan maafnya kepada masyarakat Riau dan masyarakat Siak khususnya.

Dalam acara pernyataan maaf,  Jumat sore (1/12), turut juga di saksikan oleh  Laskar Mahasiswa RMB – LHMB Siak, Panglimo muda dan diapit oleh 2 personil Panglimo bungsu. Kehadiran Laskar Mahasiswa RMB LHMB Siak untuk memastikan panitia seni teater benar melaksanakan permohonan maaf terkait iklan Raja Kecik yang menjadi polemik itu. (aba)***