Beranda Daerah Zul As Optimis Pembangunan Spam Regional Durolis

Zul As Optimis Pembangunan Spam Regional Durolis


Berdasarkan informasi yang diterima saat itu telah ada Kesepakatan bersama antara Direktorat Jendral Sumber Daya Air (sda) Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan serta Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota Dumai,  Rokan Hilir serta Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Gubernur Riau,H. Arsyadjuliandi Rachman
berharap pembangunan, ”SPAM Durolis ini agar dapat dilaksanakan secepatnya pekerjaan proyek ini, karena katanya lagi, “SPAM inilah yang sangat dinanti  nantikan oleh warga masyarakat di pesisir timur provinsi Riau ini”. Harap beliau dalam kata sambutan saat itu.

Upaya Pemerintah Riau bersama dengan Kementrian PUPR dan ketiga Pemerintah Kabupaten/Kota yakni Dumai,Rohil serta Kabupaten Bengkalis secara sinergik akan mewujudkan pelayanan air minum yang layak bagi masyarakat di ketiga wilayahan tersebut. Ujarnya.

Spam Regional Durolis ini bersumber dari sungai rokan rohil dengan berbagai proses penyulingan, dan untuk tahap1(2017-2018) akan menelan biaya Rp.800 Milyar, dimana dana tersebut bersumber dari APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten /Kota.

Pada tahap pertama ini,  enam kecamatan di kota Dumai lebih dulu menikmatinya, di Dumai Kota, Dumai Barat,Dumai Timur dan Dumai Selatan. Sementara itu Kabupaten Rohil ada empat  kecamatan, sementara Kabupaten Bengkalis ada dua kecamatan.

Kemudian lanjut beliau lagi, pembangunan jaringan pipa distribusi yang cukup panjang untuk melayani Dumai, untuk wilayah Duri Kabupaten Bengkalis,insyaallah pada akhir tahun  2019 akan dapat dinikmati. Ujarnya.

Masih berita yang sama, Walikota Dumai Drs.H. Zulkifli As, M.Si, menyampaikan Rasa Syukur  atas   perjuangan  selama ini,dan kota Dumai  Sangat siap  untuk penyelenggaraan sistem  penyediaan  Air Minum, karena telah terprogram dari awal. Demikian ucapan syukur beliau saat acara peresmian SPAM DUROLIS beberapa bulan lalu di Rohil.

Ditempat terpisah, salah seorang warga Dumai Selatan Junaidi, katanya  minimnya informasi yang disampaikan kepada warga terkait program air minum sehingga warga Dumai agak sedikit kecewa karena warga dumai banyak berharap program air minum dapat terwujud.

Pemko Dumai melalui instansi terkait nya harus gencar memberikan informasi tepat sasaran kepada masyarakat,jangan sampai terjadi los informasi terhadap program yang akan, sedang, dan telah dilaksanakan oleh pemko Dumai itu sendiri, sehingga  hal sekecil apapun dengan lewat informasi yang profesional dapat diserap oleh warga secara transparan tersistem dan kontinyu. Demikian Ujar beliau mengakhiri. (aba)***