3 Hari Nelayan Terombang Ambing Bertahan Diatas Jeregen


wasiatriau.com –  Beginilah nasib  nelayan, hajat dihati ingin mencari rezeki untuk anak bini, namun takdir menentukan lain. Begitu yang dialami  5 Orang nelayan asal Tanjung Balai Asaha, terapung selama 2 hari diselat Malaka.pada hari Selasa(2/1/2018) sekitar pukul 17.00 wib.

Berdasarkan informasi yang diterima,ketika itu nelayan Tanjung balai Asahan itu kelaut  lalu tiba tiba pada hari Ahad (31/1)Armada yang mereka tumpangi dihempas ombak  laut Selat Melaka, tak lama kemudian kapal mereka tenggelam karena dipenuhi air. gelombang  terombang ambing dilaut, mereka bergantung menyelamatkan dirinya dengan jeregen selama 2 hari, ditemukan selamat setelah kapal mereka bocor dihempas oleh ombak pada Ahad (31/12/2017). 5 nelayan yang ditemukan terapung tersebut yakni Sumarli (45), Helmi (43), Aldian (21), Budi Romansa (32) dan Budi Irwansyah (40).

Kapten Kapal Basarnas Riau wilayah kerja Dumai Leni Tandika mengatakan Rabu (03/01/2017) membenarkan pihaknya ada menemukan 5 orang nelayan terapung tersebut.

“Kami mengevakuasi para nelayan tersebut dari kapal cargo yang menolong mereka saat terombang ambing di tengah laut Selat Malaka. Kini mereka sudah berada di RSUD Dumai untuk melakukan perawatan,” ujar Leni.

Dikatakan Leni mereka berangkat melaut pada Sabtu (30/12/2017) malam sekira pukul 20.00 WIB berangkat dari Tanjung Balai Asahan untuk melaut. Sehari setelahnya kapal yang mereka tumpangi dihantam ombak hingga kapal meraka karam ditengah laut hanya dengan menggunakan jerigen selama 2 hari hingga terbawa ke tengah laut Selat Malaka. (Tim)