Pantun Buat Kandidat Pilgub Riau 


Wasiatriau.com – Helat politik Riau saat ini belum terasa bahang Pilkada Gubernur Riau 2018, sebab masing  -masing timses kandidat dalam tahap  penyusunan strategi,taktik politik. Demikian pantauan awak media saat dikonfirmasi salah satu timses.

Namun, sebuah pesan moral untuk para kandidat yang diucapkan salah seorang warga Dumai lewat pantun, 

” Orang Hulu Membeli Pukat,Minum  Obat Bacakan Ayat, Kalaulah Pemilu Sudah Dekat, saat itulah Pejabat Jadi Merakyat,”. Ujarnya dengan sindiran pantun.

Lanjut beliau lagi menambah,”Ambil Ketupat dikampung dumai, ditengah sawah kebun cik mai,agar mendapat dukungan orang ramai, berpura pura turun kesawah nyebur ke sungai,”.

Penjual soto pendekar silat, kakinya Kaki dilipat membaca ayat, beredar foto pejabat bersifat,  Supaya dapat simpati rakyat,”. Katanya.

Madih pantun beliau,” Orang santun naik kereta,Beli tanah dipinggir kota  Saya berpantun sesuai fakta, bukalah fitnah tetapi nyata,”Demikian ungkap beliau.

Namun, Tambah beliau lagi berharap partisipasi aktif kepada warga untuk sama sama mensukseskan  Pilkada Gubernur Riau tahun 2018. dan mari kita jaga agar proses pilkada tersebut tetap kondusif dan lancar.harapanya dan diakhiri dengan sebait pantun. 

“Musim pilkada sudah bermula, jual program hal biasa, Jauhi suap,hoax dan sara, untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa”. Demikian kata nya mengakhiri.(aba)*”*.