Rapat Persiapan Relokasi Pasar Dock, Harus Bijaksana



Wasiatriau.com – Pemerintah Kota Dumai kembali menggelar acara rapat internal tim terpadu pemindahan pedagang pasar Jln. H.Husni Thamrin (Dock), pada Jum’at sore (12/1) yang dilaksanakan di gedung media Center Pemko Dumai.

Rapat yang dipimpin  langsung  Asisten II, Amirudin membahas  strategi dalam upaya pemindahan para pedagang, kesiapan dari personil pengaman pedagang dan  hingga mencari solusi terhadap segala sesuatu ke mungkinan yang akan terjadi.

Amirudin menegaskan dalam rapat tim itu, “ Rapat ini hendaknya menjadi rapat final kita dalam upaya pemindahan pedagang pasar M. Thamrin dan tidak ada rapat lagi” ujarnya.

” Semuanya harus kita bahas disini untuk memastikan proses pemindahan tersebut sesuai kesepakatan pada Minggu ini akan berjalan sesuai harapan kita bersama,” ujar Amiruddin.

sesuai dengan arahan Walikota Dumai,para pedagang sudah harus berjualan di pasar Kelakap Tujuh Minggu (14/1/2018) setelah semua permintaan yang diinginkan  oleh pedagang dipenuhi pemerintah,  mulai dari perbaikan jalan Utama Kelakap Tujuh dan pelebaran pintu masuk kedalam pasar.

“Semua tim yang tergabung dalam relokasi pedagang ini hendaknya ikut aktif selama proses pemindahan.Hindari segalagesekan dengan pedagang, cari solusi terbaik kalau memang masih ada para pedagang  yang membandel untuk tetap berjualan dipasar dock, ”.  Katanya.

“Semua personil pengamanan maupun peralatan yang dibutuhkan untuk relokasi seperti alat berat, mobil truck dan mobil pick up harus ada dilokasi pasar guna membantu mengangkat barang pedagang ke pasar Kelakap Tujuh,” Himbaunya.

Sementara  Kadis Perdagangan dan Pasar, Zulkarnain mengatakan sampai saat ini masih  banyak pedagang  yang  belum mau mendaftar ulang untuk menempati los pasar yang sudah kita siapkan. Ujarnya.

”Dipasar Kelakap Tujuh kita sudah menyiap kan 403 los dagangan,  namun hingga saat ini yang mendaftar ulang, jumlah pedagang baru184 pedagang  mendaftar ulang yang menyatakan serius untuk menempati pasar Kelakap. Sementara 219 pedagang  belum mendaftar ulang untuk berjualan di pasar Kelakap,” katanya.

Ditambahkan Zulkarnain ” Sebanyak 180 pedagang baru itu  yang selama ini tidak berjualan di areal pasar jalan M Thamrin mendaftarkan diri mereka untuk berjualan di pasar Kelakap. Namun hingga saat ini mereka masih kita masukkan daftar antri karena kita mengutamakan dulu pedagang pasar jalan M Thamrin untuk menempati los yang ada,”. Ungkapnya.

Diterangkannya lagi,jika memang nantinya setelah 1 bulan berjalan pedagang lama yang tidak mendaftar ulang  penempatan los pasar Kelakap Tujuh,maka los yang ada akan kita serahkan kepada 180 pedagang baru yang sudah mendaftar menyatakan mau untuk menempati los yang ada.

“Kalau memang semua los sudah terisi dan pedagang lama di pasar Jalan M Thamrin memenuhi los yang ada,dan para pedagang baru juga tetap bisa berjualan di sejumlah sudut pasar. Mereka tetap boleh berjualan namun ditempat terbuka bukan di los yang sudah disediakan,” pungkasnya.

KadispolPP Bambang Wardoyo,  ketua tim Yustisi relokasi pedagang pasar tersebut juga memaparkan kesiapan tenaga Yustisi untuk melakukan proses pengamanan relokasi pasar tersebut.

menjelaskan “Kita sudah menyiapkan 217 personil gabungan Satpol PP, TNI, Polri dan Disas Perhubungan akan kita kerahkan untuk melaksanakan yustisi relokasi pedagang selain pengerahan alat berat dan mobil truck serta mobil pick up,” ujarnya.

Katanya,Kami akan melakukan penindakan terhadap pedagang pasar H Thamrin tetap membandel berjualan dilokasi tersebut.

Sementara kegiatan relokasi akan dilaku kan siang hari, karena mengingat  biasanya di pagi hari itu kemungkinan akan banyak masyarakat yang berjualan dan kita  ingin menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Tim Yustisi akan memindah paksa dengan pengerahan anggota dan alat berat serta mobil pengangkut bagi pedagang yang masih membandel dan tidak mau pindah, meski kita akan mengambil jalan terbaik pada pemindahan pedagang, menghindari segala kemungkinan gesekan antar petugas dan pedagang,” katanya.

Demikian juga,Kasat Shabara Polres Dumai AKP Marinyanta yang mewakili Polres Dumai menyatakan siap untuk membantu dalam merelokaai pedagang pasartersebut ke Pasar Kelakap Tujuh.

“Kami siap membantu namun kita harap petugas yang melakukan pengamanan relokasi lebih bersikap bijak guna menghindari gesekan yang mungkin saja terjadi. Bagaimana kita petugas dan pedagang mengedepankan kepala dingin dan berdialog dalam mengambil keputusan ketika dilapangan,” katanya.

Ditambahkan AKP Marianta yang mewakili Kapolres Dumai ini mengatakan “mereka pedagang juga saudara kita sehingga kita harus bisa lebih mengedepankan kepala dingin agar proses pemindahan berjalan dengan baik dan pedagang dapat kita pindahkan,” pungkasnya. (aba)***