Paslon Gubernur dan wakil Gubernur Riau LE-Hardianto Masih Bertengger Posisi Atas


Wasiatriau.com – Berdasarkan hasil survei Indonesia Network Election Survey (INES) ,( 7/02) menempatkan pasangan Calon Gubernur Riau dan Wakil Gubernur Riau Lukman Edy – Hardianto semakin kokoh bertengger diposisi teratas.

Bocoran laporan INES yang diperoleh dari salah satu media online. tingkat popularitas Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman – Suyatno  sebesar 72,1 persen. 

Sementara Firdaus-Rusli Effendi 71,5 persen. Lukman Edy-Hardianto 72,9 persen, dan Syamsuar-Edy Nasution 72,4 persen

Untuk tingkat akseptabilitas, masih menurut survey INES, menyebutkan  Arsyadjuliandi Rachman – Suyatno 61,2 persen,dan Firdaus-Rusli Effendi 63,4 persen, Lukman Edy-Hardianto 69,3 persen dan serta Syamsuar-Edy Nasution 65,8 persen
Masih dari data INES yang beredar, untuk tingkat kapabilitas pasangan Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno mencapai 61,2 persen, Firdaus-Rusli Effendi 63,4 persen,dan Lukman Edy-Hardianto 69,3 persen dan Syamsuar -Edy Nasution 65,8 persen.
Tak cuma itu, pasangan Cagub-Cawagubri di Pilkada Serentak 2018 ini pada tingkat elektabilitas tersebut pertanyaan on the spot kepada para  responden untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau tanpa meneyebut nama paslon dan menunjukan gambar pasangan, jika Pilkada digelar hari ini maka Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno 9,1 persen, dan Firdaus-Rusli Effendi 8,8 persen, Lukman Edy-Hardianto 14,4 persen dan Syamsuar-Edy Nasution 10,3 persen. Sementara yang tidak memilih sebanyak 57,4 persen.
Untuk pertanyaan kepada responden memilih pasangan calon gubernur  -wakil gubernur tanpa menyebut nama pasangan dan menunjukan gambar pasangan pada kuisioner, jika Pilkada digelar hari ini maka Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno sebesar 18,2 persen, Firdaus-Rusli Effendi 17,2 persen,dan Lukman Edy-Hardianto 29,7 persen dan Syamsuar Edy Nasution 21,3 persen. Sedangkan tidak memilih sebesar 13,6 persen.
Dari data yang beredar saat ini juga disebutkan preferensi publik Riau atas pasangan calon sangat mungkin berubah jika tahap proses sosialisasi program-program paslon nantinya gencar dilakukan oleh para paslon maupun Tim sukses dan tim relawan ketengah tengah masyarakat.
Bisa saja aspek rasional mengecil dan aspek primordial membesar.Katanya demikian pula dari soal elektabilitas petahana Preferensi responden terhadap calon itu,petahana ternyata tidak terlalu besar dalam jajak ini.
Berbeda dengan perkiraan kuatnya posisi petahana, hanya sepertiga bagian responden (18,2 persen) yang menjawab akan memilih kepala daerah mereka yang mencalonkan diri kembali pada Pilkada 2018.

Sementara dukunga pasangan Calon Gubernur-Wakil Gubernur Riau 2018 dan partai pengusung Arsyadjuliandi Rachman – Suyatno di dukung  PDIP, Golkar, Hanura. Dan Firdaus-Rusli Effendi didukung Demokrat dan PPP. Paslon LE-Hardianto didukung PKB – Gerindra, dan serta Paslon Syamsuar -Edy Nasution didukung oleh  koalisi partai politik Nasdem PAN, dan PKS.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, ke 4 paslon Gubernur dan wakil Gubernur Riau nilai responden tidak jauh beda karena masing masing Paslon sudah cukup dikenal oleh masyarakat Riau umumnya.dan tergantung dari sejauh mana timses pergerakan untuk memenangkan .(aba)***