Syamsurizal Puji Firdaus-Rusli Saat Kampanye di Meranti


 

Wasiatriau.com –  Mantan Bupati Bengkalis dua periode, DR H Syamsurizal,MM memuji paslon Firdaus-Rusli dihadapan undangan saat kampanye di Meranti. Selasa (19/02)

Menurut mantan Bupati Bengkalis tersebut empat pasang calon pemimpin Riau saat ini, keseluruhannya adalah orang pilihan. Namun dari pilihan yang baik, tentunya ada yang terbaik.

Katanya “Dari 4 pasang calon, kita melihat pasangan DR H Firdaus, ST, MT dan H Rusli Effendi, MSi merupakan pasangan terbaik. Pasangan ini tidak hanya kolaborasi Umara dan Ulama, tapi dua-duanya orang alim atau berilmu,” ungkap anak jati Kepulauan Meranti ini.

Syamsurizal menambahkan bahwa beliau mengaku sudah lama mengenal sosok Firdaus maupun Rusli, sambung beliau lagi Menurut pengamatannya, Firdaus dan Rusli adalah orang baik yang harus diberikan kesempatan menakhodai negeri Lancang Kuning ini.

“Jika orang baik tidak terjun ke politik, maka para penjahatlah yang akan mengisinya. Firdaus dan Rusli ini orang baik,”. Terang DR H Syamsurizal

Pada sisi lain, kedatangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Riau, DR H Firdaus-H Rusli Effendi, MSi di Meranti mendapat sambutan hangat masyarakat di tiga titik lokasi kampanye yang digelar.

Di Jalan Teladan Tanah Lot, pasangan Firdaus-Rusli disambut dengan rebana ibu-ibu majelis taklim. Lantunan shalawat mengiringi langkah mereka menuju tempat acara. Untuk membuka acara, H Rusli Effendi didaulat membacakan ayat suci Al-Qur’an. Lantunan suaranya yang merdu itu membuat masyarakat terpukau, terutama ibu-ibu yang hadir saat itu.

DR H Firdaus dihadapan masyarakat Tanah Lot dan Desa Banglas Barat mengaku sangat memahami persoalan ditengah masyarakat Meranti.

Karena”  Saya paham, masalahnya adalah infrastruktur yang menghubungkan pulau dan daratan, sehingga akibatnya adalah tingginya harga-harga kebutuhan. Saya dan Pak Rusli sudah meprogramkan  terutama sekali pembangunan jalan darat yang akan menghubungkan Tebing Tinggi-Pekanbaru untuk menghubungkan Riau Kepulauan dengan daratan.” jelas Firdaus.

Lebih lanjut disampaikannya, merosotnya pertumbuhan ekonomi Riau saat ini juga berdampak pada munculnya persoalan gizi buruk, dan serta miskinnya pembangunan infrastruktur.

Kata firdaus lagi menambahkan, bahwa dampak dari merosotnya pertumbuhan ekonomi Riau 4 tahun terakhir ini, salah satunya adalah gizi buruk dan miskinya infrastruktur. Kalau ekonomi kita tumbuh diatas rata-rata nasional, gizi buruk tidak ada, dan pembangunan infrastruktur menjadi sangat mudah karena daerah punya duit. Untuk itu saya bertekad akan menggenjot pertumbuhan ekonomi Riau,” ungkap Firdaus.(aba)