Firdaus Majukan Riau Madani Melalui Program Smart City di Kabupaten Kota.


 

 

WR.com –Calon Gubernur Riau 2018   DR H Firdaus ST MT bertekad mengembangkan program smart city madani di kabupaten / kota di provinsi Riau ini.
Program smart city madani telah dirintis walikota Pekanbaru tersebut merupakan program yang harus diwujudkan untuk mengantisipasi perkembangan zaman yang semakin canggih. “Kita tidak boleh tertinggal dengan kebutuhan manusia zaman sekarang yang memang membutuhkan layananan yang cepat, efisien dan terkoneksi dengan sistem digital. Karena itu pemerintah daerah juga harus membuat program layanan masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan itu,” terang Walikota Pekanbaru Nonaktif tersebut.

Firdausjuga mengungkapkan, penerapan program Smart City tentu saja dapat diterapkan di beberapa kota besar yang ada di Riau. “Insya Allah, kalau nanti saya dipercaya menjadi Gubernur Riau, beberapa kota besar di Riau akan kita dorong untuk mewujudkan program smart city seperti yang  dilakukan dengan sukses di Pekanbaru,” ujarnya.

Ditempat terpisah, masih berita yang sama Walikota Padang Mahyeldi Ansharulla saat menghadiri pertemuan Asosiasi Pemerintahan kota  Se- Indonesia (APEKSI) tahun 2018 lalu, mengatakan  bahwa Kota Pekanbaru ialah barometer pembangunan daerah. Ujarnya setelah melihat pesatnya kemajuan teknologi dan infrastruktur kota Pekanbaru.

“Sudah seharusnya kita belajar ke Kota Pekanbaru, saya sendiri mengagumi masterplant dan rancangan kinerja Pemerintah Pekanbaru yang terkoneksi dalam program Smart City. Maka dengan adanya kegiatan ini, berharap agar para kepala daerah yang hadir dapat mengadopsi keberhasilan Pemerintah Kota Pekanbaru,” ujarnya.

Masih berita yang sama, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal (Dirjen)Otonomi Daerah telah mengirim surat permohonan audiensi ke pihak Pemko Pekanbaru terkait perlunya pihak Kemendagri mendapat masukan dalam penyusunan Peraturan Presiden tentang pengembangan Smart City di Indonesia.
Melalui surat yang ditandatangani Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Dirjen Kemendagri, Ir Gunawan MA itu disebutkan antara lain bahwa Kemendagri ingin mengetahui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi, khususnya mengenai program Smart Card Madani di Pemko Pekanbaru. Dari surat tersebut pihak Kemendagri meminta audiensi tanggal 22 Maret 2018 mendatang di Kantor Pemko Pekanbaru.
Menurut Firdaus, program Smart City Madani yang sudah dirintis Pemko Pekanbaru merupakan program yang harus diwujudkan untuk mengantisipasi perkembangan zaman yang semakin canggih. “Kita tidak boleh tertinggal dengan kebutuhan manusia zaman sekarang yang memang membutuhkan layananan yang cepat, efisien dan terkoneksi dengan sistem digital. Karena itu pemerintah daerah juga harus membuat program layanan masyarakat yang dapat memenuhi kebutuhan itu,” terang Walikota Pekanbaru Nonaktif tersebut.
Firdaus juga mengungkapkan, penerapan program Smart City tentu saja dapat diterapkan di beberapa kota besar yang ada di Riau. “Insya Allah, kalau nanti saya dipercaya menjadi Gubernur Riau, beberapa kota besar di Riau akan kita dorong untuk mewujudkan program smart city seperti yang sukses dilakukan di Pekanbaru,” ujarnya.
Melihat pesatnya kemajuan teknologi dan infrastruktur di Kota Pekanbaru, Walikota Padang Mahyeldi Ansharulla saat menghadiri pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Se-lndonesia) APEKSI Tahun 2018 lalu dengan lantang mengungkapkan bahwa Kota Pekanbaru adalah barometer pembangunan daerah.
“Sudah seharusnya kita belajar ke Kota Pekanbaru, saya sendiri mengagumi masterplan dan rancangan kinerja Pemerintah Pekanbaru yang terkoneksi dalam program Smart City. Maka dengan adanya kegiatan ini, berharap agar para kepala daerah yang hadir dapat mengadopsi keberhasilan Pemerintah Kota Pekanbaru,” ujarnya.(***)