Pasar Gedang Akan di Pagar, Satpol PP Tunggu Jadwal Patra


Wasiatriau.com – Relokasi pasar jalan Husni Thamrin ke pasar Kelakap 7 beberapa waktu lalu sudah  selesai, meskipun masih banyak yang harus dibenahi. Namun areal pasar gedang yang masih menyisakan persoalan. Demikian pantauan awak media.

Pasar tradisional Panglimo gedang merupakan bagian dari program relokasi pasar jalan Husni Thamrin. Karena letak pasar tersebut disekitar jalan Husni Thamrin itu juga, cuman lokasi pasar Gedang itu tidak ditepi  jalan tapi didalam area tersendiri. Oleh karena permintaan pedagang pasar jalan Husni Thamrin, mereka mau pindah ke pasar Kelakap tujuh asalkan pasar tradisional Panglimo gedang ikut dipindahkan.

Tim Operasi Yustisi Kota Dumai belum memastikan jadwal penutupan aktifitas pasar, Mereka masih menanti informasi lanjutan dari Pihak PT Pertamina Patra Niaga.Ada rencana pihak perusahaan memasang pagar depan pintu masuk pasar di Jalan MH Thamrin.

Kepala Kantor Satuan polisi pamong praja kota Dumai (Satpol PP)  Bambang Wardoyo menyebut bahwa pihak Patra Niaga sudah menyampaikan rencana pemagaran pasar. Mereka meminta bantuan pengamanan selama proses pemagaran.Bambang menyebut hingga kini belum ada kepastian jadwal.“Kita menanti surat dari pihak Patra. Jadwal nya masih belum tahu,” Ujar Bambang Minggu (4/3/2018).

Menurutnya, ada rencana tim yustisi untuk menimbun akses masuk ke Pasar Gedang pada akhir Februari 2018 lalu. Proses penimbunan itu rencananya jadi awal penutupan akses Pasar Gedang. 

Pasar itu berdiri selama beberapa tahun tanpa kantongi izin.Bambang mengaku ada sejumlah pedagang yang menanti di bagian depan pasar semalam suntuk. Ujarnya.(aba)***