5646 PKL Dumai Yang Terdafta,Baru Terserap 1210 Pekerja, 


wasiatriau.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi(Disnakertran) kota Dumai H.Suwandi menjelaskan bahwa jumlah pencari tenaga kerja lokal (PKL)kota Dumai yang terdaftar tahun 2017 sebanyak 5646 orang dan yang baru terserap sebanyak 1210 orang. Demikian terang beliau saat ditemui awak media wasiatriau.com  diruang kerjanya,senin sore (18/04). 

Data pencari kerja lokal tersebut kata beliau yaitu bagi yang telah terdaftar dan telah mengambil kartu kuning (red) dari dinas Disnakertran Dumai.

Berdasarkan daftar pencari kerja lokal yang memiliki kartu sebanyak 5646 orang, yang baru terserap lebih kurang 1210 orang, sementara masih ada 4436 orang lagi PKL yang belum terserap. Ujarnya.

Lanjut beliau lagi menambahkan, untuk mengantisipasi pencarian kerja lokal yang belum terserap tersebut, beliau membuat program pelatihan pemagangan.

Program Pelatihan keterampilan yaitu pelatihan padat karya dan teknologi tepat guna (TTG)

” Kita telah membuat pemagangan tahun 2018, sebagai solusi bagi para pencari kerja lokal yang belum terserap di perusahan ” , Ungkapnya.

Berdasarkan informasi, data pencari tenaga kerja lokal terdiri dari 3650 orang laki-laki dan 1996 perempuan.

Sementara pencari tenaga kerja yang terserap tersebut telah diterima pada sejumlah perusahaan swasta yang ada di kota Dumai,

Sebanyak 44 perusahaan swasta yang menyerap tenaga kerja lokal seperti PT. SMIP sebanyak 200 orang, PT.SDS sebanyak 2 orang, PT. Ivomas Tunggal 4 orang dan sejumlah perusahaan swasta lainnya termasuk sub kontraktor PT Pertamina RU II Dumai, bekerja bersifat Sementara (TA) berjumlah 320 Pekerja.

Masih ucapan kepala dinas tenaga kerja dan transmigrasi kota Dumai, menurut beliau data ini berdasarkan pengembalian kartu kuning dari pencari kerja yang sudah diterima disalah satu perusahaan swasta.

H.Suwandi mengimbau kepada para pencari kerja yang telah terserap di perusahaan,agar segera melaporkan kembali ke kantor Disnakertran kota Dumai,sehingga jumlah pencari kerja yang telah terserap bisa terdata oleh Disnakertran Dumai. Demikian ujar beliau (aba).***