Dishub Segel Alat berat perusahaan proyek pipa gas


WR. com Terkait banyaknya aset daerah yang rusak akibat proyek penggalian pipa gas,Kepala Dinas perhubungan (Dishub) Dumai H. Asnar mengatakan hari ini Rabu (09/05) menyegel alat berat milik perusahaan Pelaksana. Ujarnya saat ditemui disalah satu tempat.

Hal itu beliau lakukan setelah mendapat pengaduan dari warga masyarakat dan setelah sidak di lapangan, ternyata banyak aset daerah yang rusak, seperti pohon dan rambu jalan. Ujarnya.

Seharusnya perusahan pengelola di saat mengerjakan penggalian tempat tapak pipa gas itu harus menjaga aset aset daerah jangan sampai rusak.

Katanya lagi, minimal Sebelum melakukan pekerjaan, terlebih dahulu mereka melayangkan surat ke instansi terkait, sehingga aset daerah itu dapat diawasi.

Beliau menyebutkan,” kita minta pada pihak pelaksana proyek agar mengganti aset aset yang rusak tersebut” Tegas beliau.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Penanaman modal dan perizinan terpadu (DPTPM) Kota Dumai melalui bagian perizinan. Said Efendi membenarkan pekerjaan tersebut belum mengurus izin AMDAL lalu lintas. Ujarnya

Berdasarkan informasi bahwa perusahaan yang melaksanakan proyek pipa gas alam tersebut terdiri dari perusahaan PGN dan perusahaan Petra gas. Pekerjaan mereka diareal yang berbeda.

PGN mengerjakan untuk wilayah Dumai sampai kawasan industri Pelintung dan Lubuk gaung dan membangun optik stasion yang dilaksanakan oleh p

Sementara perusahaan petra