FKS se Kota Dumai Gagas Baju Sekolah Gratis Siswa Miskin


WR.com – Ketua Forum Komite Sekolah (FKS) se Kota Dumai, Ahmad Maritulius,SE mengatakan bahwa pada ajaran baru tahun 2018, mengusulkan akan menggeratiskan pakaian sekolah bagi siswa miskin. Demikian ujarnya saat ditemui diruang kerja beliau, Jumat sore (04/05).

Usulan baju gratis tersebut kata beliau, Berdasarkan hasil rapat FKS se-kota Dumai, memutuskan bagi siswa keluarga kurang mampu atau miskin Mendapat pakaian sekolah gratis.

Agenda rapat FKS se kota Dumai itu mendengar, menerima usulan aspirasi masyarakat kota Dumai disaat mereka memasuki tahun ajaran sekolah baru,menjadi beban bagi siswa dari keluarga miskin untuk biaya pakaian sekolah tersebut.

Sementara Program pemerintah kota Dumai terkait pakaian siswa miskin juga belum terealisasikan dan tentunya dapat disesuaikan dengan usulan FKS sekota Dumai yang baru digagas tersebut.

Dari analisa pengamatan beliau tersebut dibawa kedalam agenda rapat sebagai rekomendasi usulan program FKS se kota Dumai.

Dalam pembahasan agenda rapat tersebut katanya dihadiri oleh pengurus forum komite sekolah (FKS) se kita Dumai.

Beliau menyebut,hasil keputusan rapat FKS se kota Dumai tersebut dijadikan usulan Forum untuk direkomendasikan bahwa bagi siswa dari keluarga yang tidak mampu atau miskin digratiskan pakaian seragam sekolah. Ujarnya

Namun sambung beliau lagi, dari hasil rapat itu tentu dibahas di Majlis Komite Sekolah (MKS) dan kadis pendidikan provinsi Riau melalui kepala cabang Dinas pendidikan provinsi Riau di kota Dumai.Guna untuk mendapatkan legal formal. Katanya.

” Kita harapkan,bantuan pakaian seragam gratis bagi siswa yang tidak mampu atau siswa miskin bukan hanya ditingkatkan SMA saja tapi juga ditingkatkan SD dan SMP ” , Harap ketua forum komite sekolah se kota Dumai yang akrab disapa Lius.

” Mudah mudahan, gagasan yang disepakati melalui rapat FKS se kota Dumai itu dapat terwujud, dalam upaya untuk meringankan beban orang tua siswa miskin untuk menyekolahkan anaknya”.

Disisi lain, masih berita yang sama, beliau akan membentuk tim independen guna memantau tentang kateria miskin saat mendaftar siswa sekolah melalui jaringan penerimaan murid baru melalui jaringan online terkait penetapan kateria siswa miskin. Pasalnya banyak keluhan bagi warga siswa miskin yang tidak tersalurkan.Terang Lius, dan kebetulan saat ini beliau sebagai Koorda ICW Dumai.

Untuk itu imbuh beliau lagi, tim independen yang dibentuk akan mempertanyakan sistim tersebut jika ditemukan ada indikasi yang sudah tidak relevan lagi. Ungkap beliau mengakhiri. (aba)***