Safari Ramadhan 1439 H di Mesjid Nurul Huda Zul As Sosialisasikan Program Smart City


 

Wasiatriau.com -Walikota Dumai paparkan program smart city saat Kunjungan safari Ramadhan di mesjid Nurul Huda, jalan Nenas kelurahan Simpang tetap darul Iksan (STDI) Kecamatan Dumai barat. Pada Kamis malam (24/5).

Beliau menjelaskan program smart city tersebut didalamnya ada smart light, khusus program penerangan lampu jalan, listrik hemat energi dan hemat biaya. Ujarnya

Pemasangan lampu jalan hemat energi diperkirakan dibutuhkan untuk dalam kota Dumai sekitar 3000 unit lampu. Ungkap Zul As

Nantinya lampu jalan tersebut akan terkoneksi satu titik sentral sehingga mudah dikontrol jika ada lampu jalan trobel atau ada gangguan pada lampu tersebut. Demikian jelas beliau.

Masih ucapan Zul As, Pemerintah terus menggesa pembangunan seperti Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur fisik jalan dan draenase.

Untuk Pendidikan dan kesehatan saja kita anggarkan lebih besar, pendidikan diatasi 20 persen dari APBD dan kesehatan 10 persen. Sisanya disektor lainya. Ujarnya

Kita juga telah menyediakan baju sekolah gratis bagi anak sekolah yang miskin, sebanyak 2000 anak sekolah dari keluarga miskin. Batuan baju gratis tersebut untuk tingkat SD dan SMP. Dan kita juga telah mengusulkan kepusat agar dapat penambahan anggaran untuk bantuan baju gratis karena anggaran Dumai sendiri terbatas.

Masih ucapan beliau, Pemerintah juga telah menyediakan rumah layak huni untuk warga miskin. Pada tahun 2016 sebanyak95 unit rumah dan tahun 2017 sebanyak 546 unit rumah sementara tahun 2018 bantuan rumah layak huni sebanyak 654 unit rumah,

Program rumah layak huni yaitu pembangunan rumah layak huni dan juga rehap fisik bangunan dan syarat untuk mengusulkan rumah layak huni katanya harus ada surat tanah.

Bantuan rumah layak huni kita bagikan disetiap kelurahan yang ada di kota Dumai. Ujarnya

Disela sela pidatonya, beliau ajak masyarakat agar bisa mengawasi Pergaulan anak anak remaja kita karena kondisi anak remaja saat ini sangat mengkhuatirkan kita. Setiap subuh banyak anak anak tauran, ngebut dijalan raya, dan ngelem. Terang beliau.

Beliau mengimbau kepada warga masyarakat Dumai agar menjaga dan mengawasi pergaulan anak anak.kita, agar anak anak kita tidak terjerumus pergaulan yang dapat merusak masa depanya.

Tambahnya lagi, biasanya anak anak kita lebih didengar bahasa temanya dari pada bahasa orang tuanya, ” anak kita lebih cepat mengikuti ajakan teman temanya dari pada mendengar kata kata nasehat orang tuanya, ” .Jelas Zul As.

Untaian acara safari Ramadhan diawali dengan penyerahan bantuan dana mesjid sebesar 20 juta rupiah, langsung diserahkan Walikota Dumai kepada ketua pengurus mesjid,dan acara safari Ramadhan itu diakhiri dengan santapan Ramadhan dan doa. Demikian pantauan awak media di mesjid Nurul Huda.(aba)