Safari Ramadhan Ke 3 Di Mesjid Abdullah, Wako Sosialisakan Program Pemko Dumai


 

Wasiatriau.com-Pada malam ke 3 safari Ramadhan wako beserta rombongan di Mesjid Abdullah jalan Tegalega, kelurahan ratu Sima, Selasa malam ( 22/05/2018).

Untaian acara safari Ramadhan seperti biasa diawali penyerahan bantuan pembangunan mesjid dan mushalla dari pemerintah kota Dumai sebesar 20 juta.

Walikota Dumai, Drs. H. Zulkufli As. M. Si disela sela pidato beliau menyampaikan program yang telah dilaksamana pemerintah kota Dumai seperti, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar begitu juga program penyediaan air minum yang sedang berjalan.

Beliau menjelaskan ” Pemerintah kota Dumai telah menyediakan Puskesmas disetiap kecamatan dan poskeskel disetiap kelurahan dan tahun ini akan dibangun lagi dua bangunan Puskesmas,” ujar beliau.

Dinas kesehatan kota Dumai juga telah menyediakan beberapa unit mobil ambulance keliling, program sahabat ambulance, ” masyarakat dapat memanggil dengan panggilan darurat 119 atau panggilan cepat kontak ke nomor 081374743131″ Terang Zul As.

Sambung orang nomor satu kota dumai itu lagi, Pemerintah kota Dumai telah menganggarkan program rumah layak huni bagi masyarakat miskin, kata Zul As, syaratnya harus ada surat tanah milik yang bersangkutan,” ujar beliau.

” untuk tahun 2016 sebanyak 95 rumah dan tahun 2017 sekitar 546 unit rumah layak huni,tahun 2018 menjadi 646 unit rumah”.

Masih ucapan Zul As, ” bagi anak sekolah dari keluarga miskin yang baru masuk sekolah tingkat SD dan SMP, Pemerintah kota Dumai membantu pakaian gratis sebanyak 2000 siswa keluarga miskin,” ujarnya.

beliau juga telah mengusulkan anggaran APBN untuk bantuan biaya pendidikan anak keluarga yang kurang mampu, terutama bantuan baju sekolah.

Terkait program air minum kata wako, saat ini sedang berjalan dan tim kita sudah membuka tender pelelangan, 9 perusahan yang mengikuti pelelangan dan setelah diseleksi oleh panitia tinggal 3 perusahaan yang dinyatakan lulus seleksi, salah satunya perusahaan BUMN Adi karya. Ujarnya.

Sementara Pemerintah kota Dumai juga telah membuat Kerja sama dengan Bengkalis dan Rohil tahun yang lalu, program sistim penyediaan air minum ( spam) Dumai Rokan hilir dan kabupaten bengkalis, anggaran spam duroril telah dianggarkan melalui APBN dan provinsi Riau untuk tahap awal anggaran telah dikucurkan sekitar 700 miliyar. Anggaran tersebut salah satunya untuk membangun jaringan pipa dari sungai Rokan, pengolahan air baku sampai ke perbatasan kota Dumai, dan dari perbatasan ke kota Dumai, pembangunan instalasi jaringan pipa air minum tersebut menggunakan anggaran APBD.

Sambung beliau lagi, kita harus bersabar, sementara menunggu pembangunan air minum selesai untuk kebutuhan air minum kota Dumai saat ini masih memakai air dari PDAM, Demikian ungkap walikota Dumai mengakhiri.(aba)