Satpol-PP Beri Arahan Gepeng Yang Terjaring Lagi Ngamen Simpang Lampu Merah.


WR.com- Kepala Kantor satuan Pamong Praja (Satpol-PP) Dumai Bambang Wardoyo hari ini turun langsung untuk mengamankan gelandang, pengamen (gepeng) yang sering mangkal disimpang lampu merah.

Razia gepeng itu Dilaksanakan dalam rangka untuk penertiban gepeng dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 1439 H.

Salah seorang pengamen yang terjaring tersebut kata Bambang usianya masih dibawah umur dan langsung diberi pengarahan oleh Satpol-PP.

Kakan satpol PP mengatakan, sangat menyayangkan sikap dan tindakan orang orang tua mereka kurang perhatian terhadap anak anak mereka,seharusnya tambah beliau, orang tua bekewajiban melindungi, mengasuh,mendidik demi kelangsungan kehidupan si anak, bukan sebaliknya terkesan membiarkan pergaulan anak. Demikian Ujar beliau.

Berdasarkan pantauan, gepeng yang ada di kota Dumai banyak anak anak usia dibawah umur berkisar dari usia 7 – 12 tahun dan biasanya mereka bereaksi tidak sendiri tapi berkelompok.

Siang hari mereka ada disimpang lampu merah, malam hari sering mengamin di tempat jualan jus di jalan ombak, Sukajadi dan di areal bukit gelanggang.

Lain lagi halnya dengan gepeng anak pank, rata rata usia mereka sekitar 15 tahun keatas, Mereka juga berkelompok kelimpok dan biasanya mereka ngamen pas di simpang lampu merah jalan ombak – Cempedak.

Jika malam biasanya mereka itu ngamin direstauran, dan rumah makan sesekali ada juga ngamen di cafe, setelah membawakan 2 – 3 tembang mereka menjalankan les sumbangan dan pergi lagi ke lokasi berikutnya.

Biasanya yang dinyanyikan oleh gepeng tersebut tergantung dari pengunjung restauran saat itu, jika banyak senior, maka mereka akan bawakan lagu Tempo dulu dan sesekali ada juga lagu slow rock Malaysia, sebaliknya jika banyak anak muda mereka akan bawakan lagu lagu yang lagi hit saat ini, lagu zaman now. (aba)*