Wako Ucapkan Mohon Maaf Lahir dan Batin Saat Sholat Id di taman Bukit Gelanggang

Sholat Idul Fitri 1439 H di taman bukit gelanggang

Wasiatriau.com -Walikota Dumai H.Drs.Zulkifli As mengucapkan mohon maaf lahir dan batin saat menyampaikan kata sambutan acara sholat idul Fitri 1439 H, Jumat pagi (15/06) di taman bukit gelanggang.

Sholat idul Fitri dihadiri ustadz Abdul Somad, Forkompinda,OPD Camat sejumlah lurah dan ASN dilingkungan pemko Dumai serta Ribuan masyarakat Dumai.

Meskipun kondisi lapangan agak basah karena diguyur hujan tapi tidak menyurut niat masyarakat datang menghadiri acara sholat sunnat fardhu kifayah tersebut. apalagi sejak subuh hari lagi, beberapa personil Satpol PP dan panitia pelaksana sudah menguras air yang tergenang ditengah lapangan taman bukit gelanggang tersebut.

Sementara untuk menjaga ketertiban arus lalu lintas, puluhan pesonil Polresta dikerahkan untuk menjaga disetiap simpang jalan umum dan dibantu sejumlah anak – anak Pramuka, begitu juga di lokasi lapangan tempat sholat Id, beberapa personil berpakaian seragam turut hadir, sedangkan di jalan masuk menuju lapangan, sejak dari pagi sejumlah personil satlantas dan Dishub sudah mengatur arus lalu lintas kandaraan masyarakat yang akan melaksanakan sholat tersebut.

Dalam pidato Walikota Dumai menyampaikan rasa syukur yang penuh suka cita ini izinkan saya mengembali kesempatan atas nama pribadi dan keluarga serta segenap jajaran pemerintah kota dumai, mengucapkan selamat hari raya idul fitri 1439 H, ” Mohon maaf lahir dan batin kepada kita semua segenap masyarakat Dumai yang tercinta “.

Hari raya Idul fitri merupakan momentum yang istimewa bagi kita semua, kaum muslimin dan muslimat diberbagai belahan dunia menyambutnya dengan penuh suka cita berkumpul bersama keluarga ayah bunda, kakak beradik, saudara dekat dan jiran tetangga merayakanya dengan gembira. Ujar Zul As.

Sembari atas kegembiraan itu, lanjut beliau, selaku Pemerintah kota Dumai ” Saya mengimbau kepada kita semua, marilah manfaatkan momentum Idul Fitri ini untuk mengeratkan kembali silaturahmi antara kita, Diantara Pemerintah dan Masyarakatnya, diantara sesama keluarga, anak kepada orang tuanya, Istri kepada suaminya, kepada tetangga bahkan kepada saudara non muslim yang ada dilingkungan kita. Terang beliau.

Masih ucapan Zul As melanjutkan, Sebagai sebuah perayaan terbesar bagi umat Islam, Idul Fitri memiliki makna filosofis yang tidak sederhana, bukan sebatas menyediakan baju baru untuk beraya, bukan pula sebatas menghidangkan makanan beraneka rupa, namun melampaui itu semua, Idul Fitri adalah hari kemenangan, yakni kemenangan bagi mereka yang berpuasa dan beribadah secara maksimal selama bulan ramadhan. Orang orang yang diterima amal ibadah puasanya akan mendapat predikat Taqwa dari Allah SWT, Merekalah yang berhak atas kemenangan dan kebahagiaan ini. Ungkap beliau.

Ketaqwaan itu selayaknyalah memiliki dimensi yang luas, bukan sebatas ibadah mahdhoh kepada Allah.SWT semata, namun harus mampu menjangkau urusan Muamalah dalam menciptakan kesejahteraan Ummat. Insan insan yang Muttaqin adalah sumber daya manusia utama yang diharapkan dapat menyongsong kesuksesan pembangunan, Sehingga pembangunan pembangunan dalam memajukan masyarakat khususnya di kota Dumai dapat berjalan dengan baik yang ditopang oleh sumber daya insani yang jujur, ulet dan pantang menyerah serta yang terpenting saat ini adalah loyal serta bebas dari korupsi.

Zul As melanjutkan, Selama perjalanan syafari ramadhan yang kami laksanakan pada Ramadhan kali ini, saya menyaksikan suasana yang membahagiakan, kualitas dan kuantitas ibadah ummat islam di kota Dumai yang semakin meningkat. hal ini dapat terlihat di Mesjid dan Mushlalla di kota Dumai selama Ramadhan. Shlat Isa dan Tarawih yang selalu ramai, nyaris semua mesjid dan Mushalla menyelenggarakan Tausyiah menjelang ba’da Isa menjelang tarawih. Bahkan di Mesjid-mesjid tertentu tausyiah ramadhan juga dilaksanakan ba’da Zuhur dan Subuh. Kegiatan Tadarusan Al-Quran saling bersahut sahutan dari pengeras suara setiap mesjid dan mushalla di kota ini. Pasantren kilat Ramadhan dilaksanakan diberbagai tempat mulai dari Mesjid, Kantor bahkan sekolah sekolah di kota Dumai secara mandiri, begitu juga dengan kegiatan I’tiqof banyak Mesjid dkota Dumai menyelenggarakanya pada sepuluh akhir Ramadhan, bahkan kami juga melihat kegiatan ilmiah keislaman juga diselenggarakan mulai dari seminar dan penelitian zakat sampai dengan bedah buku. ini semua membuktikan bahwa syiar keislaman berkembangpesat di kota Dumai.

Beliua juga mengucapkan terima kasih kepada Datuk Sri Ulama Setia Negara Ustadz H. Abdul Somad, Lc, MA, yang perkenan kembali mengunjungi kota Dumai, begitu juga kepada semua pihak yang ikut mensukseskan dan menjaga ketertiban dan keamanan dalam bulan suci Ramadhan dan dihari idul fitri ini. Demikian Ungkap beliau.

Khotib Sholat Idul Fitri yang dipimpin Ustadz Abdul Somad, Dengan lantang beliau berpesan pada dirinya dan Jemaah Sholat Id,berbagai pesan dan nasehat sesuai tuntanan Al-Quran dan Sunnah yang membuat jemaah tertegut dan ada yang meneteskan air mata, namun beliau menekankan agar perbanyaklah beramal sholeh, bersedekah dijalan Allah, Bersilaturahim dan taat kepada Allah. (aba)