Robot ROV Pemantau Bangkai KM Sinar Bangun dan Korban Terlilit Tali di dasar Danau Toba.


Wasaiatriau.com -Tenggelamnya KM. Sinar Bangun yang menelan korban jiwa,Minggu ( 23/06/2018) yang lalu, hingga hari ini ( red ) tim gabungan basarnas belum berhasil mengangkat bangkai kapal dan sejumlah korban yang tenggelam.

Meskipun tim gabungan Basarnas sudah menurunkan alat canggih untuk melihat objek kapal didasar danau Toba sekitar lebih dari lima ratus meter. Namun belum bisa menggangkat Bangkai kapal dan korban yang tenggelam. Pasalnya Robot ROV tersebut terlilit tali.

Basarnas akan mendatangkan alat Remotely Operated Vehicle (ROV) yang lebih canggih untuk melakukan evakuasi KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba.

Apalagi, robot ROV bawah air milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sedang mengalami kendala pada saat merekam kondisi jenazah korban penumpang KM Sinar Bangun di dasar Danau Toba.

Dan lamtalmal I Belawan Ali Triswanto, kepada Tribun Medan membenarkan sampai saat ini ROV terlilit tali kapal di dasar danau.

Karenanya, pihak TNI AL ikut serta dan berusaha membantu Basarnas untuk melapaskan lilitan tersebut.

“Iya, benar. Kita juga sedang ikut dan berusaha melepaskan tali itu. Caranya jangkar yang diturunkan dapat melilit di ROV,” ujar Ali di Pelabuhan Tiga Ras, Sabtu (30/6/2018).

Terkait visual terkini, kata Ali masih sesuai yang sebelumnya direkam. Jenazah yang terekam masih pada posisi tetap.

Untuk membantu evakuasi jenazah ROV akan didatangkan dari Surabaya. Direncanakan akan tiba hari ini dengan menggunakan pesawat hercules.

Terkait ukuran, alat tersebut jauh lebih besar dari ROV sebelumnya. Untuk keseluruhan, peralatan sebanyak tiga kontainer.

“Alat baru ini akan sampai hari ini. Insya Allah sedang diusahakan. Lalu kapal ferry akan membawa kontainer ini. Ukurannya cukup besar hingga total keseluruhan tiga kontainer. Kita doakan hari ini bisa sampai,” tambah Ali.

Sementara keluarga korban tetap memantau perkembangan dari tim gabungan basarnas di posko, mereka berharap jenazah korban dapat ditemukan. (aba)***