Gempa 7.0 SR Goncang Lombok, Korban Terus Bertambah


Wasiatriau.com – Baru sepekan berselang gempa 5,7 SR telah mengguncang Lombok timur,kali ini gempa berulang lagi, Namun lebih besar yaitu berkekuatan 7.0 Skala Richter (SR).

Sekitar pukul 18.46, hari Minggu malam (05/08/2018) masyarakat Lombok dikejutkan goncangan susulan gempa berkekuatan 7.0 SR menggetarkan Lombok timur

Gempa berkuatan 7.0 SR dapat dirasakan goncanganya hingga Bali, Sumbawa dan Situbondo Jawa timur.

Berdasarkan informasi dilansir BMKG, gempa terjadi pada pukul 18.46 wib, titik gempa berada di 8.37 lintang Selatan- 116.48 bujur timur tepatnya 18 kilometer barat laut Lombok timur, NTB dengan kedalaman 15 kilometer.

Awalnya BMKG mengumumkan gempa tersebut diprediksi akan memicu tsunami. Namun setelah satu 1 kemudian darurat tsunami telah dicabut kembali.

Sementara jumlah korban yang meninggal dunia dan luka luka terus bertambah,awalnya korban jiwa meninggal dunia sebanyak 39 orang bertambah menjadi 40 jiwa, namun informasi Basarnas tercatat 92 jiwa, untuk sementara korban dievakuasi di puskesmas dan rumah sakit terdekat,namun di halaman rumah sakit.Pasalnya seluruh pasien juga ditempatkan diluar ruang rumah sakit karena dikuatirkan akan terjadi gempa susulan.

Gempa 7.0 sr yang mengguncang Lombok juga dirasakan begitu kuat oleh masyarakat Denpasar Bali.dan banyak bangunan rusak akibat getaran yang kuat tersebut juga gedung terminal bandara Ngurah Rai Bali Sehingga jadwal penerbangan terpaksa tertunda keberangkatannya.

Kerasnya goncangan gempa juga dirasakan oleh wisatawan yang tengah berlibur di Bali.Sejumlah wisatawan mancanegara di Bali panik dan berhamburan keluar dari berbagai tempat hiburan, mereka pun memenuhi jalan-jalan menyelamatkan diri dari reruntuhan bangunan.

Kerusakan terlihat dari foto-foto yang beredar di media sosial. reruntuhan bangunan menimpa kendaraan yang sedang parkir tepat di bawah bangunan Mall.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui total kerusakan atau korban jiwa dalam gempa tersebut karena diperkirakan akan bertambah, sebab beberapa bangunan runtuh diperkirakan masih ada yang terjebak didalam bangunan tersebut.

Setelah terjadi gempa 7.0 SR yang menggoncang lombok timur lalu BMKG mengumumkan waspada tsunami. Pengumuman waspada tsunami karena lempeng terkena gempa memanjang kelaut, dasar dikedalaman laut.

Tsunami level waspada, memang tidak membahayakan, karena air gelombang diperkirakan hanya mencapai ketinggian maksimal 50 centimeter, terbukti beberapa pelabuhan sekitar pukul 18.56 wib terjadi gelombang tsunami mencapai ketinggian kurang dari 13 centimeter,begitu juga yang di Benoa ketinggian gelombang tsunami hanya 8 centimeter.

Kepala bidang informasi gempa bumi dan tsunami BMKG pusat Daryono, menjelaskan tercatat gempa susulan sebanyak 80 kali. Demikian informasi yang dapat dirangkum. (aba)***.