Siswa SMP Meninggal Tenggelam Saat Mandi di Danau Biru Sri Pulau


Wasiatriau.com -Dalam suasana ummat Islam sedang merayakan hari raya idul adha 1439 H, tentu dihari libur ini ramai berkunjung ditempat tempat rekreasi,sambil bermain, mereka juga menikmati keindahan alam,

Namun suasana liburan kali ini berujung duka, bak kata pepatah ” malang tidak berbau “. Kenapa tidak, sebab salah seorang siswa SMP saat berenang di danau biru bersama teman temannya, tiba tiba tenggelam.

Berdasarkan informasi beberapa sumber, sorang siswa ditemukan meninggal dunia, tenggelam saat berenang di danau biru, sekitar pukul 12.00 wib, rabu ( 22/08).

Korban Meisya Andini (12) warga Jalan Mawar, kelurahan Dumai kota, Kecamatan Dumai Kota, ia merupakan pelajar SMP di Kota Dumai. Korban bersama rekanya mengisi waktu libur lebaran Idul Adha dengan pergi ke danau biru untuk berenang.
kejadian itu berawal pada Rabu sekitar pukul 12.00 wib,saat itu rekan- rekanya mulai terjun dan berenang di danau biru, kolam bekas galian c tersebut, tak lama berselang korban juga ikut turun dan berenang, namun naas siswi yang diketahui masih duduk dibangku SMP,diduga tidak dapat berenang sehingga tenggelam.

Dua rekanya yang mengetahui temanya tenggelam sempat juga melakukan pertolongan dengan membawanya ke tepi, namun dikarenakan mereka tidak kuat sehingga tangan korban terlepas dan kembali tenggelam.

Mereka panik mengetahui rekan mereka yang tenggelam,dan lalu rekan rekan korban itu langsung berusaha mencari pertolongan dengan meminta bantuan warga setempat untuk mencari dimana keberadaan korban yang masih tenggelam di lokasi bekas galian C tersebut. dan setelah satu jam berselang,pencarian korban yang dibantu oleh warga dan akhirnya berhasil ditemukan oleh warga, namun tidak dapat diselamatkan lagi.

Menurut Rendi, kebetulan beliau bersama rekan rekanya sedang berada ditempat kejadian. Sebut Rendi, awalnya ada anak anak yang berenang didanau sri pulau diantara anak itu ada satu anak perempuan tiba tiba tenggelam tidak tahu penyebabnya, apakah tidak pandai berenang sehingga mengakibatkan tenggelam.

” kami kebetulan duduk di sekitar danau biru di sri pulau, mendapat kabar bahwa ada anak tenggelam, kamipun langsung menuju ketempat kejadian untuk melihat anak yang tenggelam itu, lebih kurang satu jam anak yang tenggelam mayatnya baru dapat ” , ungkap rendi.

Berdasarkan pantauan dilokasi, Danau biru adalah bekas tempat galian pasir, sehingga terbentuk seperti danau, keberadaan galian C, apakah mengantongi izin saat aktivitas penggalian berlangsung dulunya, siapa yang bertanggung jawab dengan kondisi lahan yang sudah menjadi danau akibat dari galian C tersebut. Sementara area danau biru itu tidak dipagar atau ditutup,sehingga membahayakan anak anak jika bermain disekitar areal tersebut.(aba)***