Warga RT 5 Pangkalan Sesai Gelar Doa Selamatan Dimulainya Pembangunan Sumur Bor


Wasiatriau.com- Masyarakat RT 5 kelurahan pangkalan Sesai hari ini menggelar doa selamat tanda dimulainya penggalian sumur bor air bersih program kota tanpa kumuh(kotaku).hari Kamis ( 20/09/2018) di jalan nelayan.

Acara doa selamat yang dipimpin langsung oleh seorang sesepuh masyarakat pangkalan Sesai dan sekaligus tokoh agama setempat Khalifah. H. Usup.

Turut juga hadir dalam acara doa selamat Lurah Pangkalan sesai, tokoh Masyarakat H. Ujang Ilyan ketua ketua ksm nelayan I,II dan III, sejumlah warga masyarakat RT 5 kelurahan Pangkalan sesai.

Diketahui dari untaian acara doa selamat seperti biasa acara doa selamatan, dimulai membacaan tahlil dan doa keselamatan yang dipimpin langsung tokoh agama setempat Khalifah H. Usup.

Pembacaan doa keselamatan itu berlangsung penuh hikmat sebab acara doa selamat saat itu untuk mencari berkah kelancaran dan keselamatan proses pekerjaan pengeboran dan pembangunan fisik bangunan sarana air bersih.

S

etelah selesai doa selamatan dibacakan oleh Khalifah H Usup, prosesi dilanjutkan dengan acara renjis renjis (red) di titik lokasi yang akan dibangun sumur bor, seperti acara tepuk tepung tawar, tapi bukan kepada pengantin tapi yang ditepuk atau direnjis adalah titik lokasi yang akan dibangun.

Prosesi renjis renjis atau tepuk tepung tawar tersebut dipimping langsung oleh ketua kampung H. Idrus dan didampingi oleh lurah Pangkalan Sesai, para ketua ksm serta warga setempat.

Mereka saling bergantian renjis renjis lokasi proyek dan dimulai dari lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para ketua KSM nelayan I,II dan III.

Dalam acara doa selamat mereka dihidangkan menu tradisional Melayu, seperti nasi kunyit atau nasi kuning (tumpeng) ditambah dengan lauk pauk daging ayam dan telur ayam serta minum kopi susu dan teh, menu nasi kuning disertai telor ayam dan ayam itu merupakan hidangan khas adat istiadat orang Melayu saat acara acara khusus.

Menu tersebut juga dihidangkan dilokasi proyek sebagai jejamuan warga yang hadir, duduk bersela di atas tanah beralaskan tikar pandan, sebelum prosesi tepuk tepung tawar dimulai,setelah doa keselamatan, mereka menyantap menu yang sudah dipersiapkan dalam pinggan, dalam satu porsi ada 2 butir telor ayam dan 3 potong daging ayam.

Acara doa keselamatan ini sudah menjadi tradisi bagi masyarakat Melayu Dumai termasuk warga pangkalan Sesai itu sendiri, hal ini dilaksanakan biasanya pada momen tertentu seperti pindah rumah,buka ladang dan berbagai acara adat lainnya, begitu juga pada saat hari hari besar Islam.

Kebiasaan dilakukan masyarakat setempat sudah turun temurun dari datuk nenekmoyang mereka dulu dulunya. Namun saat ini tak ramai lagi yang melestarikanya seperti yang mereka lakukan saat ini.

Berbagai prosesi Adat istiadat yang biasa dilakukan masyarakat kampung, seperti prosesi adat menjaga kampung, mengusir roh jahat, memindahkan roh roh dari satu tempat ketempat lain karna tempat tersebut akan dibangun,

Acara doa selamat saat tersebut bertujuan untuk mendapatkan keberkatan serta keselamatan masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya sehari hari dan serta menjaga kampung mereka agar tetap kondusif, aman, damai dan harmonis.

Seperti halnya Doa selamat yang dilakukan warga RT 5 Pangkalan Sesai kali ini, yaitu dimulainya pekerjaan pengeboran Air bersih dengan harapan nantinya proses pelaksanaan bisa berjalan lancar sehingga air itu dapat dinikmati oleh masyarakat RT 5 kelurahan Pangkalan Sesai.

Untaian acara doa selamat dimulai dengan membaca tahlil dan doa yang dipimpin Khalifah H. Usup, setelah itu dilanjutkan acara renjis lokasi yang akan dibangun sumur bor, dipimpin langsung ketua kampung H.Idrus dan di dampingi lurah Pangkalan Sesai dan warga setempat, warga bergantian merenjis (red) lokasi yang akan dibangun dengan air tolak bala (red), air yang sudah dibaca doa selamat tersebut.

Berdasarkan pantauan di lokasi proyek air bersih, suatu program kota tanpa kumuh (kotaku). untuk kelurahan Pangkalan Sesai mendapat jatah 2 titik lokasi pembangunan, RT 5 dan RT 1.

Program kotaku adalah program Provinsi Riau, ada sejumlah lokasi kelurahan tahun ini yang diprioritaskan pembangunanya melalui program tersebut, salah satunya kelurahan Pangkalan Sesai kecamatan Dumai barat.

Ada sejumlah pembangunan fisik dasar yang dilaksanakan melalui program ini seperti, drainase dan jalan, bangunan dan air bersih.

Dalam pelaksanaan program kotaku yang dikelola 3 kelompok sosial masyarakat ( KSM) seperti KSM nelayan I, perpipaan yang dikelola Zaidir, 2. KSM Nelayan 2 pengelola H. Idrus, pengeboran sumur dalam / artesis dan 3. KSM Nelayan 3. Syamsuar, pekerjaan hidran umum Syamsuar.

Manfaat yang dapat diterima warga melalui Program kotaku ini nantinya dapat menyuplai air kerumah warga RT 1 kelurahan Pangkalan Sesai sebanyak 55 KK, 247 Jiwa, laki laki 140 orang dan perempuan 107 orang. Demikian pentauan awak media dilokasi (aba)