Angin Puting Beliung Menjilat Air Laut Selat Rupat, Sempat Menghebohkan Warga


WR.com – Penomena alam yang terlihat di selat rupat Senin sore (15/10) sekitar pukul 15.30 wib. sempat menghebohkan warga. Pasalnya penampakan lembaga (red) dari awan seperti belalai gajah disekitar tengah laut selat rupat.

Menurut salah satu warga Dumai Wan Izahar mengatakan angin yang berputar tersebut namanya puting beliung, katanya istilah orang kampung dulu menyebut puting beliung,karena bentuknya seperti puting panjang, makanya disebut puting beliung. Ujarnya.

Biasanya angin puting beliung itu turun disaat cuaca tak menentu, istilah sekarang cuaca ekstrim, dan disertai angin kencang serta hujan. Terang beliau.

Para nelayan takut jika bertemu dengan angin puting beliung ini, karena jika angin itu melewati sekitar kapal nelayan,bisa karam karena diputar dan disedot naik keatas oleh angin puting beliung tersebut. Kata Wan Izahar.

Namun bagi pelaut yang pandai biasanya angin puting beliung itu putingnya bisa diputuskan. Kata bapak paroh baya itu lagi dengan cara digayung (red) yaitu dengan cara membaca ayat tertentu dan dengan tangan kosong diarahkan ke arah puting beliung tersebut lalu seketika itu juga puting yang menjulur kelaut atau ke darat itu langsung putus. Biasanya pelaut ulung untuk menghindari kapal mereka dari angin puting beliung sebut beliau.

Angin puting beliung, menurut pendapat orang dahulu kononya makhluk harus yang menjelma menjadi angin, ada yang menjadi angin puting beliung, ada yang menjadi angin duduk dan angin lainnya sesuai sebutan daerah masing masing. Demikian jelas Wan izahar mengakhiri.

Sementara itu tidak ada korban jiwa dan korban harta benda terkait kejadian angin puting beliung yang menyapu air laut selat Rupat tersebut. (aba)