Antisipasi Dini,Korban Banjir,Warga Bumi Ayu Rentan Penyakit dan Butuh Makanan


WR.com – (DMI) Terkait korban banjir rob masyarakat kelurahan bumi ayu diduga rentan penyakit deare dan butuh makanan serta posko. Demikian pantauan awak media WR dilokasi banjir, Rabu (17/10/2018).

Hal itu setelah melihat kondisi di lokasi banjir, hampir sebagian daerah pemukiman penduduk digenangi banjir rob. Dan malah ketinggian air ada yang separas pinggang orang dewasa,terutama warga yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) hulu sungai Dumai tersbut.

Salah satu warga bumi ayu yang kebetulan tinggal ditepi sungai Dumai itu mengatakan bahwa air banjir ini adalah air kiriman dari atas sana. Katanya sambil menunjuk kearah darat hutan wisata sungai Dumai.

Katanya lagi, meskipun daerah ini dekat dengan sungai, tapi jarang kena banjir, Karana draenasenya baik dan lancar menuju sungai Dumai, ” sudah hampir 4 tahun disini tidak kena banjir “. Ujarnya

Tapi karena hujan terlalu lebat tak tertampung lagi sungai dan akhirnya air tersebut melimpah. Apalagi ditambah air dari darat sana melimpah ke sini. Ujarnya menceritakan air kiriman dari darat.

Masih ucapan bapak paruh baya itu, diperkirakan banjir ini bisa mencapai seminggu, apalagi hari hujan terus, tentu air kiriman itu tidak berhenti. ” Cobalah lihat arus air sungai mengalir sangat deras”, ucap beliau beralasan.

Berdasarkan pantauan, melihat kondisi banjir rob di kelurahan bumi ayu sangat rentan dengan penyakit. Pasalnya air tersebut bukan lagi air hujan tapi diduga sudah bercampur kotoran dan limbah, sementara air banjir rob tersebut sudah menggenangi rumah pemukiman penduduk.

Apalagi banjir di kelurahan bumi ayu tersebut akan lambat surut. Tentu berbagai penyakit akan muncul. Ujar Ridwan Malik.

Tambah beliau lagi, mengatakan untuk mengantisipasi agar tidak terserap penyakit deare dan lain sebagainya, diharapkan pemko Dumai menyediakan obat obatan dan tenaga medis. Harap ketua LSM dumai tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan Samsuri, masyarakat bumi ayu saat ini membutuhkan makanan karena sudah beberapa hari ini warga korban banjir sudah tidak memiliki stok makanan, karena terendam banjir. Ujarnya kepada awak media WR dilokasi banjir. (aba)