Lion Air JT 610 Jatuh di laut Tanjung Karawang, Membawa 189 penumpang

lion air jt 610

WR.com- Terkait hilang kontak pesawat Lion air JT 610 rute jakarta – pangkal pinang yang berangkat pukul 6.22 wib, langsung menjadi perhatian dunia. Senin (29/10)

Diketahui pesawat Lion Air jt 610 membawa penumpang 189 orang berangkat dari Jakarta pukul 6.22 wib menuju pangkal pinang dan 11 menit kemudian pesawat tersebut kehilangan kontak, yaitu pukul 6.33 wib.

Terkait pemberitaan Lion Air jt 610 hilang kontak, sontak jadi sorotan mata dunia. Begitu juga tim SARĀ  dan KNKT langsung beraksi. Mereka mengerahkan seluruh potensi yang ada dibantu Polri. Mereka mencari informasi keberadaan pesawat Lion Air JT 610 tersebut.

Berdasarkan informasi, hari itu juga, salah satu kapal tug boat kebetulan melintas perairan tersebut melihat pesawat Lion Air jatuh di Laut tanjung kerawang Jawa barat.

Dilokasi jatuh pesawat Lion Air JT 610 tersebut terlihat material pesawat dan barang penumpang hanyut berserakan.

Tim gabungan dikerahkan untuk mencari korban, dihari pertama sudah ada ditemukan beberapa jasad korban dan langsung dilarikan ke RS polri.

Sementara itu pihak keluarga korban, Mereka berkumpul di posko dan telah memberikan data data yang dibutuhkan pihak terkait seperti Anto mortem dan lainnya.

Ditempat terpisah, seluruh berita tertuju pada cerita duka korban Lion air JT 610 jatuh di laut tanjung Karawang, berbagai profesi yang ikut menjadi korban dalam pesawat tersebut.

Seperti dilansir disalah satu tv swasta, ada empat orang hakim yang menjadi korban, mereka menaiki pesawat Lion Air JT 610 untuk berangkat kerja, menjabat sebagai hakim pengadilan tinggi di provinsi Bangka Belitung, ada juga sebagai hakim pengadilan agama.

Cerita duka juga datang dari kementrian keuangan, beberapa personil turut menjadi korban saat mereka menjalankan tugas, menteri keuangan, Sri Mulyani langsung menyambangi keluarga korban naas tersebut.Sri Mulyani Tidak memberi komentar saat dimintai konfirmasi oleh awak media.

Masih berita yang sama, terlihat tim penyelam terus mencari jasad korban, puluhan kapal bergerak terus memantau disekitar jatuh pesawat tersebut.puluhan jasad korban telah ditemukan tim sar,namun jasad korban belum dapat di identifikasi, harus di otopsi.Sementara itu pihak keluarga korban sudah mendafarkan sebanyak 185.

Pihak managemen perusahaan lion air menyebutkan mereka bertanggung jawab atas insiden tersebut, dan mereka tetap menfasilitasi pihak keluarga, namun diharapkan tidak menunggu berlama lama di posko, karena menambah beban fisikologis keluarga korban, karana proses tersebut masih panjang lagi, diharapkan pihak keluarga korban menunggu di hotel yang telah disediakan managemen.(aba)