Pembangunan Pagar Tembok Beton PT Pelindo I cabang Dumai Menuai kritik warga dumai


Wasiatriau.com – Terkait dengan pembangunan pagar beto, jalan Datuk Laksamana pas di depan kuburan, sontak menuai kritikan dari masyarakat Dumai kota. Pasalnya mereka menganggap PT Pelindo I cabang Dumai ingkar janji.

Hal itu disampaikan salah satu warga Dumai kota, jailani disela sela pelaksanaan pembangunan tembok tersebut berlangsung. Ia mengatakan pelindo sudah lupa dengan kesepakatanya dengan masyarakat Dumai. Ujarnya

Awalnya pembangunan pagar besi tersebut berdasarkan atas kesepakatan dengan masyarakat Duma agar membangun pagar yang transparan, sehingga warga yang tinggal di pesisir pantai yang berbatasan langsung dengan Pelindo tersebut dapat melihat laut makanya dibangun pagar besi. Terang beliau.

Jailani menambahkan, jikapun pagar besi tersebut sudah rusak tentu bisa diganti dengan yang baru, tapi kenapa dengan pagar tembok beton, kan menghalangi pandangan masyarakat ke laut. Masak kami tidak bisa melihat laut lagi. Katanya

Sementara kami yang tinggal di tepi pagar Pelindo ini selalu menghirup debu dan residu asap refenery perusahaan yang ada di dalam kawasan Pelindo,dan saat musim hujan bau limbah ampas menyengat menusuk hidung.kata Jailani yang akrab disapa Jai.

Itu belum lagi limbah CPO yang sering tumpah dilaut Dumai, dan hal itu juga berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat lingkungan. Ujarnya

Tenaga kerja anak Tempatan di lingkungan perusahan tidak juga diperhatikan, imbuhnya semua dari luar, kalaupun ada tidak banyak. Hanya sepuluh dua puluh orang yang dapat bekerja di perusahan tersebut. Kilahnya.

Beliau menggesa kepada Pelindo Dumai saat membangun tembok beton itu harus memperhatikan lingkungan. Jangan asal bangun saja, harus transparan. Tegas bapak paruh baya itu mengakhiri dan diamini oleh kawan beliau. (aba)