Sekda Dumai Gelar Goro,Bongkar Parit cor beton Yang Tersumbat


Wasiatriau.com-Terkat banjir rob dan pasang naik yang merambah lingkungan rumah penduduk di kelurahan Rimbas Kampung,hari Sabtu (13/10). Sejumlah pegawai PUPR Dumai Menggelar gotong royong (Goro) ke lokasi banjir.

Gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh sekretaris daerah ( Sekda ) Dumai, H. M.Nasir. MT didampingi camat Dumai kota Agus Gunawan dan lurah rimbas kampung Alif Sujud, sejumlah pegawai PUPR serta turut hadir sejumlah wartawan Dumai.

Berdasarkan pantauan, Sasaran Goro mereka lakukan di jalan cempedak, pasalnya disitu salah satu areal langganan banjir ketika hujan lebat dan air pasang Kenapa tidak, sebab parit di jalan cempedak tersebut banyak yang tersumbat akibat dibangunya jambatan beton parit depan ruko namun sebelum dibangun tidak dibersihkan dulu material dan pasir yang ada didalam parit.

Kata Nasir, banyak parit yang tersumbat, sehingga air tidak dapat mengalir. Sebut beliau.

Ada beberapa pemilik ruko saat membangun jembatan beton parit didepan ruko mereka, tidak membersihkan terlebih dahulu sampah dan serta pasir yang ada dalam parit tersebut sebelum dibangun. Sementara jembatan yang dibangun tertutup,tidak ada ruang mengait sampah yang masuk didalam kolong parit tersebut. Ujarnya menjelaskan.

Untuk membongkar bangunan jambatan parit yang di cor beton, Sekda Dumai mengerahkan alat berat,satu unit eskapator milik PUPR Dumai, beberapa peralatan lainnya.

Beton jembatan parit depan ruko agak sukar digali sebab fisik cor beton tebal dan keras, berdasar bangunan cor beton jambatan parit yang lama ternyata masih utuh di dalam parit tersebut dan mereka hanya menambah lagi lapisan Bangun cor beton yang baru. Sehingga bangunan cor beton bertambah tebal. sementara di dalam parit banyak sampah dan pasir menghambat air mengalir.

Sampai tengah hari Goro Goro pembongkaran jambatan parit yang dicor beton itu belum juga tuntas. Terlihat sekda bersama sejumlah pegawai istirahat dan makan siang bersama hidangan nasi bungkus.

Sekda Dumai. M. Nasir juga ikut makan siang bersama stafnya di depan ruko dimana jambatan cor beton yang sedang dibongkar itu.

Sekda merupakan Pejabat kepala pemerintahan itu,ternyata beliau seorang birokrat tidak sombong dalam pergaulan namun disiplin saat menjalankan tugas.

Berdasarkan pantauan,setiap ada pekerjaan yang tidak tuntas dan sangat mendesak, beliau selalu turun langsung mengawasinya. Seperti pengerjaan proyek jalan Sultan Syarif Kasim, pengerjaan fisik jalan tersebut sempat heboh pasalnya dikuatirkan tidak siap, tapi setelah diawasi oleh sekda, sempat sampai subuh, akhirnya pekerjaan tersebut siap sampai batas waktunya.

Begitu juga dengan pekerjaan di jalan Budi kemuliaan, beliau ikut serta turun mengawasinya, jalan ombak di Kelakap tujuh, beliau juga turun tangan. Demikian pantauan awak media di lokasi gotong royong tersebut. (aba)*